
Bawaslu melaunching website baru Rabu (21/6)
JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Menteri Dalam Negeri mengawal proses penganggaran pengawas pilkada. Pasalnya, hingga hari ini (21/6), dari 171 daerah peserta Pilkada 2018, baru 29 daerah saja yang sudah menyetujui.
"Dari 29 itu, satu diantaranya sudah tandatangan hibahnya, yaitu Provinsi Jawa Barat," ujar Ketua Bawaslu RI, Abhan di Kantor Bawaslu RI, Jakarta Rabu (21/6).
Abhan menjelaskan, proses penganggaran yang tepat diperlukan agar program dan aktivitas pengawasan pilkada tidak terganggu. Tahapan pilkada sendiri akan dimulai Agustus mendatang.
"Supaya begitu tahapan pilkada dimulai, pengawasan sudah bisa dilaksanakan" imbuhnya.
Dari 149 daerah lainnya yang belum menyetujui, 31 daerah di antaranya bahkan sama sekali belum membahasnya. Di antaranya Provinsi Papua, Kabupaten Jombang, Kabupaten Lumajang, hingga Kota Palangka Raya.
"Sisanya masih proses pembahasan," kata mantan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah tersebut.
Saat ini, pihaknya di pusat tengah melakukan advokasi terhadap daerah-daerah tersebut. Sebab jika tidak diantisipasi sejak awal, dikhawatirkan akan menghambat jalannya program dan tugas pengawasan. (far/JPK)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
