
Gus Ipul saat membatik di sentra batik tulis Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Senin (26/3)
JawaPos.com -- Calon gubernur Jawa Timur, no urut 2, Saifullah Yusuf mengunjungi sentra batik tulis di Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Senin (26/3). Di sana, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mencoba memraktikkan penggunaan canting dengan menggores malam di atas kain mori.
Sebelum mencoba, cagub nomor urut dua itu dengan saksama memerhatikan para perajin batik. Tak lama berselang, dia lantas mengambil sebuah canting. Ia bersiap menggoreskan malam. "Maaf, saya tak jajal (Maaf, saya perbolehkan untuk mencoba)," kata Gus Ipul kepada seorang pengerajin.
Gus Ipul memilih menggambar pola bunga dalam batiknya tersebut. Sebuah pola bergambar bunga lengkap dengan kelopak hingga benang sarinya.
Meskipun berhasil menuntaskan gambarnya, dia mengaku kesulitan. Hasil goresan cantingnya sedikit berbeda dengan para perajin. "Membatik ini bukanlah perkara mudah. Perlu keahlian tertentu. Namun, saya melihat sendiri para perajin sudah sangat profesional bisa membatik dengan sangat cepat," ungkap Gus Ipul
Pria asal Pasuruan itu mengatakan bahwa perajin bisa dipoles apabila sudah terlatih secara profesional. Pelatihan itulah yang dibutuhkan untuk pengembangan sebuah UMKM.
Dia mengapresiasi para perajin batik yang terus meningkatkan pasar sekaligus permintaan. Serta, dengan persediaan bahan baku yang cenderung bisa dipenuhi. "Serta untuk pembiayaan juga demikian. Relatif tak ada masalah. Ini adalah salah satu peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menyerap lapangan kerja," ucapnya.
Bersama Puti, Gus Ipul siap mendorong pasar batik untuk bisa memenuhi pasar ekspor. Syaratnya, kualitas produksinya harus bisa terpenuhi.
Oleh sebab itu, untuk memenuhi kebutuhan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gus Ipul kelak akan menjalankan program Superstar. Program Superstar merupakan kepanjangan dari Sentra UMKM, dan Pemberdayaan Start Up. Sentra-sentra UMKM akan dikembangkan dengan intiplasma yang terintegrasi dengan kluster industri pengolahan.
Melalui program ini, pemerintah akan banyak melakukan pendampingan kepada sektor UMKM terutama yang berbasis perempuan. Pendampingan tak hanya dilakukan dalam bentuk pelatihan tenaga kerja, namun juga pemberian modal bagi pengerajin. "Industri kreatif di Jawa Timur, khususnya batik merupakan salah satu aspek yang menjanjikan bagi Jawa Timur. Oleh karenanya, wajib kita jaga," papar mantan Ketua Umum GP Ansor itu.
Di dalam kunjungannya kali ini, Gus Ipul juga menyempatkan untuk membeli salah satu koleksi kerajinan setempat. "Inilah salah satu komitmen kami untuk terus membantu perekonomian keluarga, khususnya perempuan melalui pemberdayaan UMKM," pungkasnya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
