
Suasana rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat nasional Pemilu 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Sabtu (16/3/2024).
JawaPos.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengebut proses rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat nasional. Sudah 32 provinsi yang rampung. Tinggal enam provinsi yang masih belum selesai. Rekapitulasi ditarget tuntas sebelum 20 Maret mendatang.
Kemarin (16/3) KPU merampungkan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Pasangan calon (paslon) 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan perolehan suara 1.251.313, disusul paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) dengan suara 386.743 dan pasangan 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD meraih suara 160.594.
Anggota KPU August Mellaz mengatakan, dengan selesainya rekapitulasi Sulteng, sudah 32 provinsi yang menyelesaikan proses rekapitulasi. ”Sebelumnya kan 31 provinsi, ini ditambah satu lagi Sulawesi Tengah, jadi 32 provinsi yang sudah selesai,” terangnya seusai rapat pleno rekapitulasi nasional di kantor KPU kemarin.
Menurut Mellaz, sekarang tinggal enam provinsi yang belum datang ke kantor KPU untuk mengikuti rapat pleno rekapitulasi suara. Yaitu Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, Maluku, dan Jawa Barat.
Dari empat provinsi di wilayah Papua, kata Mellaz, Provinsi Papua Induk tampaknya sudah siap ke Jakarta. Namun, dia belum tahu pasti kapan mereka akan ke kantor KPU. ”Kami belum dapat informasi lanjutan. Tentu kami update informasinya dan kalau mereka siap, mereka pasti akan jadwalkan ke Jakarta,” ungkapnya.
Terkait kendala, Mellaz menyatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti. Memang selama ini ada beberapa provinsi yang alot proses rekapitulasinya. Tapi, ketika dibawa ke tingkat nasional, semua proses bisa dirampungkan.
Menurut Mellaz, jika ada masalah rekapitulasi di tingkat provinsi, biasanya masih ada persoalan di tingkat kabupaten/kota. Kalau di provinsi sudah selesai, ketika dibawa ke tingkat nasional akan mudah diselesaikan.
Sedangkan untuk Provinsi Maluku, terang Mellaz, pihaknya juga masih menunggu informasi dari daerah. KPU terus menjalin komunikasi. Yang jelas, selama ini Maluku terkendala geografis karena wilayahnya terdiri atas beberapa pulau. ”Masalah itu yang jarang disorot,” bebernya.
Bagaimana Jawa Barat? Mellaz menjelaskan, Jawa Barat menjadi satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang belum selesai. Dia berharap KPU Jawa Barat segera datang ke Jakarta untuk mengikuti rapat pleno rekapitulasi suara tingkat nasional.
Ketua KPU, ungkap Mellaz, terus meminta jajaran pimpinan KPU provinsi segera menyelesaikan proses rekapitulasi sehingga bisa secepatnya mengikuti rapat pleno di Jakarta. ”Pak ketua di grup pimpinan KPU provinsi selalu minta update,” ujarnya.
Dalam rapat pleno kemarin, Ketua KPU Hasyim Asy’ari juga menyoroti rekapitulasi suara di Provinsi Jawa Barat yang belum rampung. Posisi Jawa Barat sangat penting karena sangat dekat dengan Jakarta. ”Baru kali ini Jawa Barat ikut klaster Papua. Padahal, KPU di Jawa sudah selesai semua,” terangnya.
Mellaz menambahkan, pihaknya berharap sebelum 20 Maret, proses rekapitulasi nasional sudah selesai. Sehingga pada 20 Maret bisa dilakukan rapat pleno terbuka penetapan hasil Pemilu 2024. ”Yang jelas, tujuh pimpinan KPU akan hadir semua,” ucapnya.
Sementara itu, Komisi Yudisial (KY) memastikan komitmen untuk memantau sidang tindak pidana pemilu sudah berjalan. Anggota KY Joko Sasmito menyampaikan, sampai saat ini sudah ada 41 sidang tindak pidana pemilu yang dipantau instansinya. Seluruhnya dilakukan di berbagai wilayah Indonesia. Menurut Joko, KY sudah memprediksi kerawanan pascapemilu tahun ini tidak berbeda jauh dengan Pemilu 2019 lalu.
”Perkara yang rawan masuk pengadilan adalah seputar banyaknya politik uang, kampanye dengan menggunakan fasilitas negara, kampanye di tempat-tempat ibadah, dan pelanggaran netralitas,” terang Joko kepada awak media di Jakarta. (lum/syn/c9/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
