Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Januari 2018 | 04.22 WIB

Diisukan Terima Mahar, Gerindra Karanganyar ‘Kelabakan’

SIKAPI: Ketua DPC Partai Gerindra, Yulianto (ketiga dari kanan) saat memberikan pernyataan sikap, Minggu (21/1). - Image

SIKAPI: Ketua DPC Partai Gerindra, Yulianto (ketiga dari kanan) saat memberikan pernyataan sikap, Minggu (21/1).


JawaPos.com - Sikap Partai Gerindra yang menarik dukungan dari pasangan Juliyatmono-Rober Christanto di akhir masa pendaftaran memunculkan banyak spekulasi.


DPC Partai Gerindra Kabupaten Karanganyar bahkan diisukan menerima sejumlah mahar sehingga bersedia menarik dukungan dan mengalihkannya ke pasangan Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih.


Menanggapi berkembangnya isu tersebut, DPC Partai Gerindra dan juga Tim 9 memberikan pernyataan sikap dan membantah semua tudingan tersebut. 


Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karanganyar, Yulianto menegaskan, bahwa terkait dukungan sepenuhnya kewenangan dari DPP Partai Gerindra. Dan DPC hanya bisa mengikuti perintah dari pusat.


"Karena sampai perpanjangan pendaftaran hanya ada satu pasang calon saja, akhirnya DPP Gerindra dan DPP PKS memutuskan untuk berkoalisi di Pilkada Karanganyar," terangnya kepada JawaPos.com, Minggu (21/1). 


Dukungan terhadap Rohadi-Ida tersebut, sambung Yulianto dimaksudkan agar tidak terjadi calon tunggal dan untuk menciptakan iklim demokrasi dan kompetisi politik yang berkualitas. Maka dari itulah, terbit rekomendasi baru tertanggal 15 Januari 2018.


Dan rekomendasi tersebut akhirnya memunculkan dukungan kepada Rohadi-Ida. "Dan saat pendaftaran paslon diambil alih oleh DPP dan secara hukum ini diperbolehkan," katanya.


Itu seperti diatur dalam SE KPU RI no. 17 tahun 2018 tanggal 5 Januari 2018. Tetapi, dengan adanya pencabutan dukungan tersebut akhirnya muncul isu bahwa DPC Partai Gerindra dan Tim 9 dianggap bermain dan menerima mahar atas rekom koalisi PKS-Gerindra.


"Dan kami bersaksi demi Allah SWT bahwa tuduhan kepada Ketua, Sekretaris DPC Karanganyar dan Tim 9 adalah sebuah fitnah yang kejam. Kami menyatakan tunduk dan patuh terhadap keputusan Ketua Dewan Pembina dan DPP. Karena keputusan tersebut adalah yang terbaik," ucapnya. 


Yulianto pun berharap, semua pihak dapat menjaga jalannya demokrasi Pilkada agar tetap kondusif. Dan Pilkada bisa berjalan dengan baik dan sportif, sehingga bisa memunculkan pemimpin yang berkualitas.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore