
seseorang yang mengembangkan potensi anak./Magnific/fahngs
JawaPos.com - Potensi anak tidak selalu terlihat dari hasil akhir sebuah kompetisi.
Keberanian mencoba, ketekunan saat menghadapi kesulitan, hingga rasa ingin tahu ketika menemukan hal baru juga menjadi bagian dari proses anak mengenali kemampuan dirinya.
Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam kegiatan Soyalympic yang digelar di Surabaya dan Malang menjelang Allergy Awareness Day. Rangkaian kegiatan yang sebelumnya hadir di Jakarta dan Bandung itu melibatkan lebih dari 2.500 pengunjung di Surabaya dan Malang.
Melalui aktivitas Brain Gym Competition, anak-anak diajak menghadapi tantangan yang memadukan aktivitas fisik dan kemampuan berpikir. Mereka melewati rintangan sambil menjaga fokus untuk menyelesaikan soal-soal sederhana.
Baca Juga:6 Cara Bagaimana Sorotan Media Mendorong Tren Parenting Anak Menurut Psikologi, Apa Sajakah Itu?
Ilustrasi kegiatan anak-anak menyongsong Allergy Awareness Day. (Istimewa)
Bagi orang tua, aktivitas semacam ini dapat menjadi kesempatan untuk mengamati bagaimana anak menghadapi sesuatu yang belum pernah dicoba, mengambil keputusan, dan merespons kesulitan.
“Terkadang orang tua baru menyadari kemampuan Si Kecil saat melihatnya menghadapi sesuatu yang belum pernah ia coba. Di Soyalympic, kami ingin menghadirkan momen itu: kesempatan bagi orang tua untuk melihat cara anak berpikir, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tantangan dengan caranya sendiri,” ujar Fitria Dewi Astari, Senior Brand Manager Morinaga IFFO & Specialties.
Menurut Fitria, pengalaman anak tidak semata-mata ditentukan oleh keberhasilan menyelesaikan sebuah tantangan. Proses mencoba kembali setelah gagal, mengamati sebelum bertindak, maupun keberanian mengambil langkah pertama juga dapat menjadi bagian dari perkembangan kemampuan anak.
“Kami berharap orang tua membawa pulang lebih dari sekadar kenangan mengikuti kompetisi. Ketika mereka semakin mengenal kekuatan Si Kecil, mereka juga bisa semakin percaya diri mendampinginya mengembangkan potensi. Dari kesempatan-kesempatan kecil inilah bekal anak untuk meraih mimpi dan tumbuh sebagai future leader mulai terbentuk,” tambah Fitria.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022