Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 April 2026 | 19.35 WIB

Membentak Anak Tidak Efektif, Begini Cara Cerdas Mengubah Perilaku Secara Positif

Ilustrasi Membentak Anak (Freepik) - Image

Ilustrasi Membentak Anak (Freepik)

Masalah muncul ketika orang tua mencampuradukkan hukuman dengan respons emosional seperti membentak atau mengisolasi anak. 

Respons tersebut memang dapat memberikan efek instan, tetapi tidak selalu efektif dalam jangka panjang. 

Bahkan, dalam banyak kasus, perilaku anak justru semakin intens karena tidak ada perubahan mendasar yang terjadi.

Selain itu, bentakan sering memberikan “kepuasan emosional” bagi orang tua karena mampu meluapkan stres. 

Tanpa disadari, hal ini memperkuat kebiasaan membentak itu sendiri. 

Akibatnya, pendekatan yang kurang efektif terus digunakan berulang kali.

2. Mengganti Perilaku, Bukan Sekadar Menghentikan
Setiap perilaku anak memiliki fungsi tertentu, seperti mencari perhatian, menghindari tugas, atau mengekspresikan emosi. 

Jika Anda hanya berfokus menghentikan perilaku tanpa memahami fungsinya, maka solusi yang diberikan cenderung tidak tepat sasaran.

Strategi yang lebih efektif adalah menemukan perilaku pengganti yang dapat memenuhi kebutuhan yang sama, tetapi dengan cara yang lebih positif. 

Misalnya, jika anak berteriak untuk mendapatkan perhatian, Anda dapat mengajarkan cara meminta perhatian dengan berbicara secara sopan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore