
Ilustrasi psikologis tersembunyi dari perfeksionisme menurut ahli kejiwaan. (Vecteezy: dao_kp20226443)
JawaPos.com – Dalam beberapa tahun terakhir, budaya kesuksesan atau budaya prestasi semakin kuat mempengaruhi cara orang tua membesarkan anak.
Banyak keluarga merasa perlu mendorong anak untuk selalu unggul, baik secara akademik maupun aktivitas ekstrakurikuler.
Namun, dibalik ambisi tersebut, orang tua tidak menyadari dampak tersembunyi yang dapat mempengaruhi kesehatan mental anak dan orang tua.
Penelitian dalam American Psychological Association (APA), menyebutkan perfeksionisme dan budaya kesuksesan yang penuh tekanan berdampak pada anak-anak dan orang tua.
Tekanan untuk terus berprestasi sering kali menciptakan standar tinggi yang sulit untuk dicapai.
Anak-anak bisa merasakan nilai diri mereka bergantung pada pencapaian, sementara orang tua mengalami kecemasan karena takut anak tertinggal dari teman sebaya.
Budaya ini berpotensi menimbulkan stres kronis, kelelahan emosional, dan konflik keluarga jika tidak diimbangi dengan pendekatan yang sehat.
Para ahli mengatakan, menumbuhkan dorongan untuk sukses sangat penting untuk memberikan rasa tujuan, makna, kegembiraan, dan kesejahteraan.
Namun, ketika orang merasa tidak pernah bisa memenuhi harapan, pengejaran kesempurnaan dapat menjadi merusak kesehatan mental, menyebabkan terputusnya hubungan dengan rasa harga diri internal.
Para ahli psikologi menekankan bahwa perfeksionisme tidak selalu negatif, tetapi menjadi masalah ketika anak merasa harus selalu sempurna dan takut gagal.
Penelitian juga menunjukkan bahwa tekanan akademik yang berlebihan dapat berdampak pada kualitas tidur, kesejahteraan emosional, dan hubungan sosial anak.
1. Stres dan kecemasan pada anak
Tekanan untuk selalu menjadi yang terbaik dapat meningkatkan risiko kecemasan dan rasa takut gagal sejak usia dini.
2. Perfeksionisme yang tidak sehat

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
