
Ilustrasi ucapan orang tua saat sedang lelah, yang tanpa sadar dapat melukai hati anak seumur hidup (freepik)
JawaPos.com - Menjadi orang tua bukanlah peran yang mudah. Tuntutan pekerjaan, tekanan ekonomi, urusan rumah tangga, hingga kelelahan fisik dan emosional sering kali menumpuk tanpa jeda.
Di tengah kondisi tersebut, tidak jarang orang tua melontarkan ucapan spontan sebagai pelampiasan atas rasa lelah dan frustrasi yang mereka rasakan.
Sayangnya, kata-kata yang terucap tanpa dipikir panjang itu kerap dianggap sepele oleh orang dewasa, padahal bagi anak, ucapan tersebut dapat tertanam kuat dalam ingatan dan membekas hingga mereka tumbuh dewasa.
Tanpa disadari, beberapa kalimat yang diucapkan saat emosi justru mampu melukai hati anak, memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri, serta membentuk luka batin yang bisa bertahan seumur hidup.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Rabu (4/2), berikut merupakan 8 ucapan orang tua saat sedang lelah, yang tanpa sadar dapat melukai hati anak seumur hidup.
1. “Aku melakukan segalanya untukmu”
Kalimat ini sering kali muncul saat orang tua merasa kelelahan dan kurang dihargai. Namun bagi anak, ucapan tersebut dapat menimbulkan perasaan bersalah yang mendalam.
Anak bisa merasa bahwa dirinya adalah penyebab penderitaan orang tua dan merasa berutang sepanjang hidupnya. Perasaan ini dapat membebani mental anak dan memengaruhi hubungan emosional dengan orang tua.
Sebaiknya, orang tua menyampaikan kelelahan dan kebutuhan mereka secara jujur tanpa menyalahkan keberadaan anak.
2. “Kenapa kamu tidak bisa seperti saudaramu?”
Membandingkan anak dengan saudara kandungnya dapat melukai perasaan dan harga diri anak.
Anak akan merasa dirinya selalu berada di posisi yang salah dan tidak pernah cukup baik di mata orang tuanya.
Perbandingan semacam ini juga bisa memicu kecemburuan, persaingan tidak sehat, serta jarak emosional antar saudara.
Setiap anak memiliki karakter, kemampuan, dan kecepatan berkembang yang berbeda-beda. Ketika perbedaan ini tidak dihargai, anak dapat tumbuh dengan rasa rendah diri dan sulit menerima dirinya sendiri.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
