Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Oktober 2025 | 17.03 WIB

10 Cara Jadi Orang Tua yang Baik, Termasuk Memberikan Anak Pekerjaan Rumah

Ilustrasi cara menjadi orang tua yang baik bagi anak. (freepik/ prostooleh) - Image

Ilustrasi cara menjadi orang tua yang baik bagi anak. (freepik/ prostooleh)

JawaPos.com - Menjadi orang tua yang baik bukanlah perkara mudah. Setiap anak memiliki karakter, kebutuhan, dan cara berpikir yang berbeda, sehingga orang tua perlu belajar memahami mereka dengan penuh kesabaran dan cinta.

Di tengah kesibukan hidup dan tuntutan zaman yang semakin kompleks, peran orang tua menjadi semakin penting dalam membentuk kepribadian, nilai moral, dan masa depan anak.

Oleh karena itu, memahami cara menjadi orang tua yang baik bukan hanya tentang mengatur dan menasihati, tetapi juga tentang menjadi teladan yang bisa ditiru, tempat yang aman untuk bercerita, serta sosok yang membuat anak merasa dicintai tanpa syarat.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Minggu (26/10), berikut merupakan 10 cara menjadi orang tua yang baik bagi anak.

1. Buat aturan yang sedikit, jelas, dan ditegakkan dengan tenang

Terlalu banyak aturan justru membuat anak merasa hidup dalam tekanan dan kebingungan.

Akan lebih baik jika orang tua memiliki beberapa aturan inti yang sederhana, jelas, dan bisa diterapkan secara konsisten.

Misalnya aturan tentang tidur tepat waktu, bersikap sopan, berusaha di sekolah, dan menghormati waktu makan bersama.

Saat anak melanggar aturan, berikan konsekuensi dengan tenang tanpa harus membentak. Sikap tenang namun tegas membuat anak merasa aman sekaligus menghormati orang tuanya.

Konsistensi jauh lebih efektif daripada ancaman atau kemarahan, karena dari situlah anak belajar disiplin dan tanggung jawab dengan cara yang positif.

2. Beri anak kesempatan memilih, tapi tetap dengan batasan

Setiap anak perlu merasa bahwa pendapatnya penting dan didengarkan. Memberi pilihan kecil, seperti memilih baju sendiri atau menentukan waktu belajar, ini bisa membantu mereka untuk mengembangkan rasa percaya diri dan kemandirian.

Namun, kebebasan tetap perlu diberikan dalam batas yang jelas agar tidak membingungkan.

Misalnya, tawarkan dua pilihan yang sama-sama baik, “Kamu mau kerjakan PR sekarang atau setelah makan?” Dengan cara ini, anak belajar bahwa kebebasan selalu berjalan berdampingan dengan tanggung jawab.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore