Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 September 2025 | 15.32 WIB

Mengenali 7 Karakteristik Seseorang yang Ditinggal Orang Tua Saat Masa Pertumbuhan

Ilustrasi seorang individu dewasa yang berdiri sendiri di sebuah jalan, mencerminkan perjalanan hidup yang mandiri dan penuh tantangan./Freepik - Image

Ilustrasi seorang individu dewasa yang berdiri sendiri di sebuah jalan, mencerminkan perjalanan hidup yang mandiri dan penuh tantangan./Freepik

JawaPos.com - Ditinggalkan oleh satu orang tua pada masa pertumbuhan dapat membentuk diri seseorang.

Pengalaman ini memiliki dampak mendalam pada psikologi dan perilaku mereka hingga dewasa. Luka emosional yang tercipta sering kali bermanifestasi dalam sifat-sifat tertentu.

Melansir dari Geediting.com Sabtu (20/9), karakteristik ini bukanlah tanda kelemahan, melainkan respons alami terhadap rasa sakit.

Mengenali sifat-sifat ini dapat membantu kita memahami orang-orang yang menjalani perjalanan hidup unik ini. Mari kita telusuri karakteristik yang sering muncul.

1. Keinginan Berlebihan untuk Mandiri

Seseorang yang mengalami kehilangan orang tua pada usia dini sering kali mengembangkan kemandirian yang sangat kuat.

Mereka belajar untuk mengandalkan diri sendiri karena terpaksa. Ini adalah mekanisme bertahan hidup.

Kemandirian ini mungkin terlihat mengagumkan, tetapi juga dapat menghambat mereka dalam membentuk hubungan dekat. Mereka kesulitan menerima bantuan dari orang lain.

2. Kesulitan Percaya pada Orang Lain

Pengkhianatan yang dialami di masa lalu sering kali meninggalkan jejak pada diri mereka. Mereka cenderung sulit memercayai orang lain, takut akan kekecewaan atau pengkhianatan. Mereka akan selalu waspada, mengantisipasi kemungkinan ditinggalkan.

3. Berorientasi pada Pencapaian Tinggi

Banyak orang yang ditinggal orang tua menunjukkan dorongan kuat menuju kesuksesan. Mereka berupaya keras untuk membuktikan nilainya, sering kali secara tidak sadar. Ini adalah cara mereka mencari validasi yang tidak mereka dapatkan.

4. Memiliki Rasa Empati yang Kuat

Satu di antara karakteristik paling menonjol adalah tingkat empati mereka yang luar biasa. Setelah mengalami rasa sakit dan kehilangan mendalam, mereka menjadi peka terhadap penderitaan orang lain. Mereka dapat memahami perasaan orang lain tanpa banyak bicara.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore