Ilustrasi, orang tua yang sedang berbicara kepada sang anak. Freepik/ user18526052.
JawaPos.com - Sebagai orang tua, kita seringkali terpengaruh oleh berbagai mitos dan stereotip gender tentang bagaimana seharusnya anak laki-laki dan perempuan tumbuh dan berkembang. Kita mungkin berpikir bahwa anak laki-laki lebih agresif dan kurang peka, sementara anak perempuan lebih pandai berkomunikasi dan mengurus orang lain.
Padahal, pemahaman ini tidak didukung oleh data ilmiah. Faktanya, membiarkan anak terkotak-kotak dalam stereotip justru bisa menghambat potensi mereka.
Nah, agar anak-anakmu bisa tumbuh cerdas dan penuh percaya diri, coba deh terapkan enam strategi pengasuhan yang terbukti efektif ini. Dengan melepaskan diri dari pandangan lama, kamu bisa jadi orang tua yang lebih suportif dan membantu anak menemukan bakat tersembunyi mereka, tanpa batasan gender.
Berikut adalah 6 cara jitu membuat anak pintar dan percaya diri seperti dirangkum dari laman Your Tango!
Lupakan stereotip bahwa anak laki-laki kurang terampil secara verbal atau anak perempuan tidak cocok dengan matematika. Faktanya, kemampuan verbal antara laki-laki dan perempuan hampir tidak memiliki perbedaan signifikan.
Jika anak laki-laki terkadang terlihat kurang mahir membaca, itu seringkali karena mereka merasa membaca bukan "hal yang biasa dilakukan anak laki-laki," sehingga mereka kurang berlatih. Sebagai orang tua, kamu bisa mendorong anak laki-lakimu untuk membaca buku-buku yang menantang dan memotivasi mereka untuk berprestasi di bidang tersebut.
Sebuah studi menunjukkan bahwa kecemasan guru perempuan terhadap matematika bisa menular kepada murid perempuan mereka. Jika seorang anak perempuan sudah meyakini stereotip bahwa "perempuan tidak pandai matematika”, performa akademisnya bisa menurun.
Namun, kamu bisa berperan sebagai "vaksin" dengan menanamkan keyakinan bahwa anak perempuan bisa sama hebatnya dalam matematika. Beri tahu anakmu bahwa kemampuan mereka tidak dibatasi oleh stereotip.
Kemampuan verbal tidak ditentukan oleh gender, melainkan oleh stimulasi yang diberikan. Studi menunjukkan bahwa ibu cenderung menggunakan bahasa yang lebih kaya dan ekspresif saat berbicara dengan anak perempuan, sementara dengan anak laki-laki mereka lebih sering memberikan arahan sederhana.
Dampaknya, anak perempuan punya kosakata lebih banyak di awal. Untuk itu, bicaralah dengan anak laki-lakimu menggunakan kalimat yang kaya dan penuh emosi. Ini akan membantu mereka mengembangkan kemampuan berbicara, membaca, dan menulis dengan baik.
Mitos bahwa "anak perempuan tidak pandai sains dan matematika" seringkali membuat mereka merasa cemas dan akhirnya berprestasi buruk. Mulailah sejak dini dengan mengenalkan anak perempuan pada sains dan matematika.
Belikan mainan konstruksi seperti balok dan ajak mereka aktif mengeksplorasi minatnya. Jangan biarkan anak perempuanmu berpikir bahwa mainan atau bidang tertentu hanya untuk anak laki-laki. Doronganmu bisa membantunya menemukan passion baru yang mungkin tidak pernah ia duga.
Orang tua seringkali tanpa sadar meremehkan kemampuan fisik anak perempuan, bahkan sejak usia dini. Sebuah studi menunjukkan bahwa ibu cenderung lebih cepat panik saat melihat anak perempuan melakukan sesuatu yang "berisiko," padahal kemampuan anak laki-laki dan perempuan sebenarnya tidak jauh berbeda.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
