
Ilustrasi mengantar anak sekolah. (Freepik)
JawaPos.com - Setiap anak punya impian, dan tak jarang, impian itu berbeda dari harapan orang tuanya. Psikolog anak, Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim, M.Psi, menekankan bahwa agar anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri, orang tua harus belajar menarik diri dari keinginan pribadi mereka.
“Itu hidup anak, bukan hidup kita,” ujarnya, Selasa (22/4).
Menurut Prof. Rose Mini, banyak anak akhirnya salah jurusan atau tidak bisa bertahan di bangku kuliah karena pilihan mereka lebih didorong keinginan orang tua ketimbang minat pribadi.
Ia juga menekankan pentingnya memberi anak kesempatan untuk mencoba banyak hal agar mereka bisa tahu apa yang benar-benar disukai dan sesuai dengan kemampuan diri.
“Kalau anak tidak diberi pengalaman yang cukup, mereka tidak akan bisa membedakan apa yang cocok atau tidak untuk mereka. Biarkan mereka alami dan pilih sendiri,” paparnya.
Eksplorasi ini tak bisa terjadi kalau orang tua terlalu dominan dalam pengambilan keputusan. Semangat memberi ruang bagi anak untuk mengenali dirinya ini sejalan dengan kampanye “Your Choice, Their Future” dari Morinaga yang kembali mengajak para orang tua di Indonesia untuk lebih bijak dan sadar dalam membuat keputusan demi tumbuh kembang optimal anak.
Kampanye ini menyoroti tiga pilar penting yang berpengaruh besar pada masa depan anak: Atensi, Potensi, dan Nutrisi.
“Sebagai orang tua, kita memegang peran penting dalam menciptakan lingkungan yang penuh kasih dan perhatian,” jelas Prof. Rose Mini.
Pilar atensi menjadi langkah pertama dalam membentuk masa depan anak. Ia menekankan bahwa kehadiran emosional orang tua sangat berdampak pada perkembangan anak, dan itu harus menjadi pilihan yang dilakukan setiap hari.
Namun, perhatian saja tidak cukup. Prof. Rose Mini juga menekankan pentingnya potensi, yakni bagaimana orang tua memberi stimulasi yang tepat sesuai tahap perkembangan anak.
“Periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah saat yang sangat menentukan. Orang tua harus aktif memberikan pengalaman dan rangsangan yang merangsang minat serta bakat anak,” paparnya.
Dengan begitu, anak bisa menemukan dan mengembangkan kecerdasan serta kemampuannya secara alami.
Pilar terakhir yang tidak kalah penting adalah nutrisi. Dr. Muliaman Mansyur, Health Communicator Kalbe Nutritionals, menyatakan bahwa pemberian nutrisi sejak dini sangat menentukan kesiapan anak menghadapi masa depan.
“Nutrisi yang tepat akan mendukung pertumbuhan otak dan fisik anak secara optimal. Ini adalah bekal utama untuk menjawab tantangan di masa depan,” katanya.
Lewat kampanye ini, Morinaga ingin mendorong orang tua agar lebih percaya diri dalam setiap keputusan—dari atensi yang mereka berikan, stimulasi yang diasah, hingga nutrisi yang dipilih.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
