Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Juli 2025 | 15.14 WIB

7 Cara Jitu Menghadapi Anak Keras Kepala tanpa Emosi dan Kekerasan

Cara Jitu Menghadapi Anak Keras Kepala tanpa Emosi dan Kekerasan (freepik ) - Image

Cara Jitu Menghadapi Anak Keras Kepala tanpa Emosi dan Kekerasan (freepik )

JawaPos.com - Tidak sedikit orang tua merasa kewalahan menghadapi anak yang keras kepala dan suka membantah.

Sikap ini sering membuat orang tua terpancing emosi, padahal di balik itu ada karakter kuat yang patut diarahkan.

Dilansir dari laman YouTube Ruang Edukasi, penulis buku Khairon, Dr. Laura Markham, menyebut bahwa anak keras kepala justru memiliki semangat tinggi untuk belajar dan mengeksplorasi dunia dengan caranya sendiri.

Karena itu, orang tua sebaiknya tidak panik jika memiliki anak dengan karakter seperti ini. Yang dibutuhkan adalah strategi yang tepat, bukan tekanan atau paksaan.

1. Dengarkan Keinginan Anak

Langkah awal yang paling penting adalah menjadi pendengar yang baik. Anak keras kepala biasanya memiliki keinginan kuat dan akan merasa dihargai ketika orang tuanya bersedia mendengar.

Dengan mendengarkan, anak merasa penting dan tidak merasa harus melawan. Ini akan membuat mereka lebih terbuka terhadap arahan dan nasihat.

2. Hindari Memaksa dan Melarang Berlebihan

Anak yang terlalu sering dipaksa akan lebih mudah memberontak. Mereka akan merasa tidak memiliki kendali atas diri sendiri dan mulai menunjukkan sikap menolak perintah.

Begitu juga dengan larangan yang berlebihan, justru akan memicu rasa penasaran dan membuat anak nekat mencoba. Akibatnya, anak bisa menjadi pembangkang dan pembohong karena takut dimarahi.

3. Hadapi dengan Ketenangan

Ketenangan orang tua adalah kunci penting dalam menghadapi anak keras kepala. Saat anak mulai membangkang, lakukan aktivitas yang bisa membantu menenangkan diri seperti zikir, bernapas dalam, atau berjalan sejenak.

Jangan biarkan emosi menguasai, karena kemarahan hanya memperburuk keadaan. Anak akan semakin keras jika merasa dihukum tanpa dipahami.

4. Berikan Anak Pilihan

Alih-alih memerintah, cobalah memberi anak pilihan yang sehat. Misalnya, saat ingin anak tidur, tawarkan dua opsi: mendengarkan dongeng atau mematikan TV sendiri.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore