
Ilustrasi anak menghadapi orang tua narsistik. (Pexels)
JawaPos.com–Pernahkah merasa bingung dan lelah secara emosional setelah bertahun-tahun berusaha menyenangkan orang tua yang tampaknya tak pernah puas?
Tak sedikit anak tumbuh besar bersama sosok orang tua yang selalu ingin dikagumi, sulit menerima kritik, dan kerap mengabaikan perasaan anaknya.
Mengutip dari PsychCentral, pola asuh seperti ini disebut pola asuh narsistik dan dapat menimbulkan dampak jangka panjang yang tak selalu tampak dari luar.
Luka batin yang terbentuk sering kali memengaruhi cara seseorang memandang diri sendiri dan menjalin hubungan dengan orang lain.
Meski proses penyembuhan tidak selalu mudah, berbagai langkah terarah dapat membantu memulihkan kembali rasa aman dan kendali atas kehidupan.
1. Memaafkan Tanpa Membenarkan Perilaku
Penelitian tahun 2023 menemukan bahwa memaafkan dapat mengurangi kemarahan, kecemasan, dan depresi.
Selain itu, memaafkan bisa meningkatkan harga diri, harapan, dan mengurangi stres, yang berdampak baik bagi kesehatan fisik seperti kualitas tidur, tekanan darah, dan kesehatan jantung.
“Memaafkan seseorang atas perilakunya bukan berarti membenarkan tindakan tersebut,” demikian dijelaskan dalam penelitian tersebut. Anda bisa memaafkan sambil tetap memahami bahwa perlakuan tersebut tidak benar.
2. Memutus Siklus yang Berulang
Sifat narsistik orang tua bisa berasal dari pengalaman buruk di masa kecil mereka, seperti kekerasan verbal, fisik, seksual, atau emosional. Mereka mungkin juga dibesarkan oleh orang tua yang memiliki sifat narsistik.
Menyadari adanya trauma antar generasi dan mulai membongkar siklus ini menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan.
3. Meresapi Rasa Kehilangan
Rasa kehilangan bisa muncul saat menyadari, masa kecil tidak seindah yang seharusnya. Seseorang mungkin merasa kehilangan pengasuhan yang hangat, masa kecil yang bebas, dan lingkungan yang stabil.
Kehilangan ini bisa meliputi tidak adanya penerimaan tanpa syarat, atau tidak punya ruang untuk mengembangkan jati diri. Mengakui dan memproses kehilangan ini adalah bagian dari perjalanan pemulihan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
