Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 April 2025 | 17.31 WIB

Ini 7 Pola Perilaku Khas Orang Dewasa Dibesarkan Orang Tua Tidak Tersedia Emosi

Ilustrasi pola asuh yang harus dihindari agar anak tidak menjadi pribadi yang sulit dikendalikan. (Freepik)

JawaPos.com - Pertumbuhan seorang anak sangat dipengaruhi oleh kualitas hubungan emosional yang terjalin bersama orang tua mereka selama masa perkembangan penting. Koneksi emosional yang kuat dan suportif berperan besar dalam membentuk cara anak berinteraksi serta mengelola perasaannya di kemudian hari.

Sayangnya, tidak semua anak mendapatkan dukungan emosional yang memadai dari sosok orang tua yang seharusnya menjadi tempat berlindung dan penerimaan tanpa syarat.

Pengalaman dibesarkan oleh orang tua yang secara emosional tidak hadir dapat meninggalkan jejak mendalam yang termanifestasi menjadi pola perilaku tertentu saat dewasa. Melansir dari Geediting.com Sabtu (26/4), ada tujuh kebiasaan umum yang sering ditunjukkan orang dewasa dengan latar belakang masa kecil seperti itu.

1. Kesulitan Membentuk Kelekatan Aman

Satu di antara tantangan besar yang dihadapi adalah hambatan dalam membangun ikatan emosional yang stabil serta penuh rasa percaya dengan individu lain di usia dewasa. Mereka mungkin merasa cemas berlebihan atau justru menghindari kedekatan intim karena pengalaman kurangnya respons emosional di masa lalu yang membentuk pola pikir tersebut.

2. Berjuang Mengungkapkan Perasaan Sendiri

Mengekspresikan emosi secara terbuka dan sehat seringkali menjadi perjuangan berat bagi individu yang dibesarkan tanpa adanya validasi perasaan dari orang tua. Mereka mungkin merasa canggung, takut dihakimi, atau bahkan tidak mengenali apa sebenarnya yang sedang dirasakan di dalam diri mereka sendiri.

3. Terus Mencari Validasi dari Luar

Kebutuhan akan penerimaan atau pengakuan dari orang lain menjadi sangat menonjol karena kurangnya validasi yang diterima saat masih kecil dari sumber seharusnya. Mereka cenderung mendasarkan harga diri pada opini atau pujian dari lingkungan eksternal daripada memiliki keyakinan kuat pada nilai diri intrinsik mereka.

4. Memiliki Kebutuhan Kuat Akan Kendali

Rasa tidak aman atau ketidakpastian yang dialami di masa kecil karena pola asuh yang tidak stabil secara emosional bisa memunculkan dorongan kuat untuk mengontrol lingkungan sekitar. Mereka merasa lebih aman ketika segala sesuatu berjalan sesuai rencana dan sulit menoleransi ketidakpastian atau perubahan mendadak di kehidupan sehari-hari.

5. Cenderung Terlalu Mandiri dan Menolak Bantuan

Pengalaman harus mengandalkan diri sendiri dan tidak bisa bergantung pada orang tua untuk dukungan emosional membentuk mentalitas kemandirian ekstrem pada beberapa individu. Mereka mungkin merasa bahwa meminta bantuan adalah tanda kelemahan atau beban bagi orang lain, sehingga memilih menanggung semuanya sendirian.

6. Rasa Takut Mendalam Akan Ditinggalkan

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore