Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Oktober 2026 | 03.05 WIB

AS Larang Mobil BYD Masuk Pangkalan Militer di Jepang, Kamera dan Sensor Jadi Penyebab

Deretan kendaraan listrik BYD. (The New York Times) - Image

Deretan kendaraan listrik BYD. (The New York Times)

JawaPos.com - Militer Amerika Serikat (AS) melarang kendaraan buatan BYD memasuki Pangkalan Udara Kadena di Okinawa, Jepang. Kebijakan ini diambil karena kekhawatiran terhadap potensi risiko keamanan dari teknologi digital yang terpasang pada kendaraan.

Larangan tersebut berlaku untuk berbagai jenis kendaraan BYD, mulai dari mobil penumpang, bus listrik, hingga truk listrik. Taksi, kendaraan pengiriman, dan kendaraan milik kontraktor juga tidak diperbolehkan memasuki kawasan pangkalan.

Dikutip dari Reuters Selasa (27/10/2026), kekhawatiran militer AS berkaitan dengan potensi pengumpulan informasi sensitif melalui kamera dan sensor yang terpasang pada kendaraan modern.

Seperti diketahui, kendaraan modern saat ini dilengkapi berbagai teknologi digital, seperti kamera, sensor, sistem navigasi, dan fitur konektivitas. Teknologi tersebut membantu pengemudi, tetapi juga memiliki kemampuan merekam kondisi di sekitar kendaraan.

Di lingkungan militer, kemampuan itu dikhawatirkan berpotensi mengungkap informasi sensitif, termasuk fasilitas, peralatan, dan aktivitas personel di dalam pangkalan.

Letnan Kolonel Alli Stormer dari Pangkalan Udara Kadena menyatakan kendaraan BYD berpotensi menimbulkan risiko yang tidak dapat diterima dan tidak dapat dimitigasi dalam pelaksanaan misi militer.

Meski demikian, pihak militer tidak merinci teknologi tertentu yang menjadi dasar kekhawatiran tersebut. Larangan ini juga tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa BYD telah melakukan kegiatan mata-mata.

Berlaku di Pangkalan Udara Kadena

Pangkalan Udara Kadena terletak di Okinawa, Jepang, sekitar 1.600 kilometer di barat daya Tokyo. Fasilitas ini merupakan salah satu pangkalan strategis militer AS di kawasan Asia-Pasifik.

Karena perannya dalam mendukung operasi militer di kawasan, keamanan fasilitas dan informasi menjadi perhatian utama.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore