Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Agustus 2026 | 02.58 WIB

Recall Jaecoo J7 Bukan yang Pertama di Australia, Kali Ini 171 Unit Terancam Kehilangan Tenaga

Jaecoo J7. (JawaPos.com/Nanda Prayoga) - Image

Jaecoo J7. (JawaPos.com/Nanda Prayoga)

JawaPos.com - Jaecoo J7 kembali masuk dalam daftar kendaraan yang mendapatkan penarikan kembali atau recall di Australia. Kali ini, sebanyak 171 unit Jaecoo J7 produksi 2025-2026 terdampak akibat potensi masalah pada rangkaian kabel kelistrikan kendaraan.

Melansir halaman Drive bahwa program recall tersebut tercatat dalam pemberitahuan yang diajukan kepada otoritas Australia pada 5 Agustus 2026. Masalah yang ditemukan berkaitan dengan wiring harness yang berada di area bawah jok depan.

Berdasarkan pemberitahuan recall, posisi kabel tersebut berpotensi bergesekan dengan braket pada palang melintang jok depan. Jika gesekan berlangsung terus-menerus, lapisan kabel dapat mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu sistem kelistrikan kendaraan dan berujung pada hilangnya tenaga penggerak atau mesin mati secara tiba-tiba tanpa peringatan.

Situasi ini tentu berpotensi membahayakan apabila terjadi ketika mobil sedang melaju. Kehilangan tenaga secara mendadak dapat membuat pengemudi kesulitan mempertahankan kecepatan maupun mengendalikan kendaraan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Untuk menangani masalah tersebut, pemilik kendaraan yang masuk dalam daftar recall akan mendapatkan pemberitahuan langsung dari Jaecoo.

Pemilik kemudian diminta menghubungi diler resmi untuk membuat jadwal pemeriksaan. Perbaikan terhadap kendaraan yang terdampak akan dilakukan tanpa biaya bagi pemilik. 

Otoritas Australia juga menyediakan daftar Vehicle Identification Number (VIN) untuk mengetahui kendaraan mana saja yang termasuk dalam kampanye recall tersebut.

Karena itu, pemilik Jaecoo J7 di Australia dapat mencocokkan nomor identifikasi kendaraannya dengan daftar yang telah diterbitkan.

Bukan Recall Pertama Jaecoo J7 di Australia

Recall terbaru ini bukan menjadi kasus pertama yang melibatkan Jaecoo J7 di Australia sepanjang 2026. Sebelumnya, 1.028 unit Jaecoo J7 tahun produksi 2025 juga ditarik kembali.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore