
Ilustrasi cara kerja penggunaan BBM B50 pada kendaraan truk Fuso. (Dony/JawaPos.com)
JawaPos.com - Penerapan bahan bakar biodiesel B50 mulai memunculkan beragam pertanyaan dari pelaku usaha, termasuk soal potensi filter bahan bakar yang lebih cepat kotor. Menanggapi hal tersebut, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memastikan truk Mitsubishi Fuso telah siap menggunakan BBM B50 dan hingga kini belum menemukan kendala berarti selama implementasi.
Penerapan bahan bakar biodiesel B50 secara nasional mulai 1 Juli 2026 memunculkan berbagai kekhawatiran di kalangan pelaku usaha, salah satunya mengenai potensi filter bahan bakar yang lebih cepat kotor pada kendaraan niaga.
Menanggapi isu tersebut, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi Mitsubishi Fuso di Indonesia menegaskan seluruh pengujian yang dilakukan sejauh ini menunjukkan hasil positif. Perusahaan memastikan truk Mitsubishi Fuso telah kompatibel dengan penggunaan BBM B50.
Sales and Marketing Director KTB, Yosuke Odake, mengatakan Mitsubishi Fuso telah melakukan serangkaian pengujian sebelum implementasi B50 diterapkan secara luas.
"Sampai sekarang tidak ada masalah dan sudah kami implementasikan ke produksi. Kami berharap tidak ada kendala ke depan, namun kami tetap melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan pemerintah," ujar Yosuke di GIIAS 2026, Rabu (5/8).
Ia juga mengungkapkan, hingga satu bulan setelah implementasi B50 berjalan, perusahaan belum menemukan data yang menunjukkan adanya peningkatan interval penggantian filter bahan bakar pada kendaraan Fuso.
Sales and Marketing Director KTB, Aji Jaya, menilai penggunaan BBM B50 tidak memberikan dampak negatif terhadap sektor usaha yang selama ini menjadi pengguna utama kendaraan niaga Mitsubishi Fuso.
Menurutnya, armada Fuso digunakan di berbagai sektor mulai dari logistik, perkebunan (plantation), pertambangan, manufaktur hingga konstruksi. Dari seluruh segmen tersebut, sektor logistik masih menjadi penyumbang terbesar penggunaan kendaraan Fuso.
Di sisi lain, Aji melihat implementasi B50 justru berpotensi memberikan efek positif terhadap industri perkebunan sebagai pemasok bahan baku biodiesel. Kondisi tersebut diyakini akan ikut mendorong permintaan kendaraan niaga di masa mendatang.
"Jika sektor perkebunan tumbuh karena implementasi B50, tentu kebutuhan kendaraan niaga juga berpotensi meningkat," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022