
Ilustrasi memilih ban mobil yang sesuai. (Freepik)
JawaPos.com - Pengisian ban dengan nitrogen masih menjadi perdebatan di kalangan pemilik mobil. Sebagian menganggap nitrogen lebih baik karena mampu menjaga tekanan ban tetap stabil, sementara yang lain memilih udara biasa karena lebih praktis dan ekonomis.
Lantas, mana yang sebenarnya lebih tepat digunakan? Jawabannya bergantung pada kebutuhan dan pola penggunaan kendaraan.
Bila mobil sering digunakan untuk perjalanan jauh, melaju di jalan tol dengan kecepatan tinggi, atau pemilik menginginkan tekanan ban yang lebih stabil, nitrogen bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Sebaliknya, bagi pengguna mobil harian yang rutin memeriksa tekanan ban setiap bulan, udara biasa sudah lebih dari cukup untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Yang terpenting bukan hanya memilih nitrogen atau udara biasa, melainkan memastikan tekanan ban selalu sesuai rekomendasi pabrikan. Tekanan ban yang ideal mampu meningkatkan stabilitas kendaraan, memperpanjang usia ban, menghemat konsumsi bahan bakar, serta menjaga keselamatan selama perjalanan.
"Nitrogen memang menawarkan beberapa keunggulan, seperti tekanan yang lebih stabil, kandungan uap air yang rendah, serta potensi memperpanjang usia ban. Namun manfaat tersebut umumnya lebih terasa pada kendaraan yang digunakan dalam kondisi ekstrem atau perjalanan jarak jauh," kata Widi Yansen, Dept Head R&D Research & Simulation PT Gajah Tunggal Tbk, kepada JawaPos di Kerawang (23/7).
Widi menambahkan bahwa udara biasa tetap menjadi pilihan paling praktis, ekonomis, dan aman untuk mayoritas pengguna mobil di Indonesia.
"Apa pun pilihannya, disiplin memeriksa tekanan ban secara berkala tetap menjadi faktor terpenting untuk mendapatkan performa dan keselamatan berkendara yang optimal," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022