
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) membeberkan besarnya dukungan pemerintah terhadap industri otomotif nasional melalui fasilitas User Specific Duty-Free Scheme (USDFS).
Sepanjang Juli 2008 hingga Desember 2025, realisasi impor melalui skema pembebasan bea masuk tersebut mencapai sekitar 8,25 juta ton dengan nilai sekitar USD 800 miliar atau setara dengan Rp 14,3 kuadriliun.
Gaikindo mencatat, dari total 74 perusahaan yang memanfaatkan fasilitas USDFS, sebanyak 57 perusahaan merupakan perusahaan otomotif. Skema tersebut memberikan pembebasan bea masuk atas impor bahan baku dan komponen yang belum dapat diproduksi di dalam negeri sehingga mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi sekaligus memperkuat daya saing industri.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo Anton Kumonty, mengatakan pemerintah selama ini menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung perkembangan industri otomotif nasional melalui berbagai kebijakan dan insentif.
"Gaikindo melihat pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, telah menunjukkan komitmen yang konsisten dalam mendukung industri otomotif nasional. Berbagai kebijakan yang diterapkan, mulai dari pemberian fasilitas investasi, insentif fiskal, hingga forum dialog yang rutin dengan pelaku industri, merupakan bentuk nyata upaya pemerintah dalam menjaga daya saing industri otomotif Indonesia sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh investor," ungkap Anton, Senin (29/6).
Menurut Gaikindo, dukungan pemerintah tidak hanya diberikan melalui fasilitas pembebasan bea masuk. Salah satu kebijakan lain yang dinilai berperan besar adalah pemberlakuan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk mendorong pemulihan industri otomotif nasional.
Kebijakan tersebut dimanfaatkan oleh hampir seluruh merek kendaraan yang diproduksi di Indonesia, seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Nissan, dan Isuzu, sesuai ketentuan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Insentif tersebut dinilai berhasil menjaga permintaan domestik, mempertahankan utilisasi pabrik, serta mendukung keberlangsungan lapangan kerja di sektor otomotif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
