
Cara berboncengan yang benar. (wahana)
JawaPos.com - Kebiasaan pembonceng sepeda motor yang berpegangan pada behel belakang masih sering ditemui di jalan. Padahal, cara ini kurang tepat dan berpotensi mengganggu keseimbangan saat berkendara.
Dalam praktiknya, saat sepeda motor membawa penumpang, posisi tubuh pembonceng sangat berpengaruh terhadap stabilitas kendaraan. Sayangnya, masih banyak yang salah kaprah dengan menjadikan behel sebagai pegangan utama.
Perlu diketahui, fungsi behel motor sebenarnya bukan untuk dipegang saat berkendara, melainkan untuk membantu saat memindahkan atau memarkirkan motor. Karena itu, penggunaan behel sebagai pegangan penumpang tidak disarankan.
Ada beberapa alasan mengapa memegang behel belakang bisa berbahaya. Pertama, posisi tubuh penumpang menjadi terlalu jauh dari pengendara sehingga mengubah titik keseimbangan motor. Hal ini membuat motor lebih sulit dikendalikan, terutama saat melaju di kecepatan tertentu.
Kedua, pembonceng akan cenderung kaku dan sulit mengikuti pergerakan motor, khususnya saat berbelok. Kondisi ini dapat menghambat manuver dan meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan.
Ketiga, posisi tubuh menjadi tidak stabil. Penumpang berisiko terdorong ke belakang saat akselerasi atau kehilangan tumpuan ketika pengendara melakukan pengereman mendadak.
Sebagai gantinya, ada beberapa cara yang disarankan agar berboncengan tetap aman dan nyaman. Pembonceng sebaiknya memegang bagian tubuh pengendara, seperti pinggang atau bahu, agar gerakan lebih selaras dengan laju motor.
Selain itu, posisi duduk harus tegak dan tidak terlalu jauh dari pengendara. Lutut juga dianjurkan menempel ringan pada sisi motor untuk membantu menjaga keseimbangan.
Tak kalah penting, kedua kaki harus selalu berada di atas footstep sebagai tumpuan utama selama perjalanan.
Sebaiknya pembonceng memegang bagian tubuh pengendara seperti pinggang atau bahu agar dapat mengikuti pergerakan motor dengan lebih baik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
