Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 13.39 WIB

Ternyata Bukan Mitos, Larangan Mencuci Motor Saat Mesin Masih Panas

Ilustrasi saat mencuci motor / sumber: motodeal.com.ph - Image

Ilustrasi saat mencuci motor / sumber: motodeal.com.ph

JawaPos.com - Setelah melalui perjalanan jauh atau terkena hujan di jalan, wajar rasanya jika Anda ingin langsung membersihkan motor agar kembali terlihat kinclong.

Apalagi kalau lumpur mulai menempel tebal di mana-mana. Tapi, jangan buru-buru menyambar selang untuk mencucinya, terutama jika mesin motor masih dalam kondisi panas menyengat. Tahukah Anda?

Mencuci motor saat mesinnya masih panas dapat menyebabkan risiko kerusakan serius yang tidak hanya merusak tampilan, tapi juga mengancam fungsi komponen internalnya.

Jika Anda ingin motor tetap awet dan tidak membuat kantong bolong, simak penjelasan berikut mengenai bahaya mencuci motor dalam keadaan mesin panas.

1. Risiko "Thermal Shock" pada Mesin yang Panas

Salah satu alasan utama mengapa mencuci motor dengan mesin panas sangat tidak disarankan adalah karena risiko "thermal shock".

Secara ilmiah, logam yang dipanaskan akan memuai. Ketika logam yang sedang memuai ini tiba-tiba disiram air dingin, ia dapat mengerut secara mendadak dan tak merata.

Perubahan suhu yang ekstrem ini dapat merusak struktur material logam. Bayangkan seperti gelas panas yang tiba-tiba diisi air esretak atau bahkan pecah adalah konsekuensinya. Hal serupa bisa terjadi pada blok mesin motor Anda.

Jika Anda ingin menjaga motor tetap berkilau tanpa risiko, penting untuk memahami cara mencuci motor yang benar.

2. Retak Rambut pada Blok Mesin

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore