Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Maret 2026, 08.10 WIB

Konflik di Timur Tengah Ganggu Proses Ekspor Toyota dari Indonesia

Pengiriman kendaraan Toyota ke kawasan Timur Tengah menghadapi kendala logistik imbas konflik di wilayah tersebut. (Antara/Kemenperin) - Image

Pengiriman kendaraan Toyota ke kawasan Timur Tengah menghadapi kendala logistik imbas konflik di wilayah tersebut. (Antara/Kemenperin)

JawaPos.com-Toyota Indonesia memastikan komitmen ekspor ke pasar Timur Tengah masih berjalan seperti biasa meskipun situasi geopolitik di kawasan tersebut memanas.

Mereka menyatakan hingga saat ini belum ada perubahan komitmen dengan para importir, namun pengiriman kendaraan menghadapi kendala logistik.

Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto di Jakarta, Jumat (6/3) malam, menjelaskan bahwa produksi kendaraan tetap berjalan normal sesuai dengan pesanan dari pasar ekspor, namun, proses pengapalan untuk wilayah Timur Tengah sementara terhenti karena gangguan pada jalur pengiriman.

“Sampai saat ini komitmen kami dengan importir tidak ada perubahan. Hanya masalahnya adalah logistik terganggu, sehingga kita tetap produksi normal sesuai dengan order, tapi shipping atau pengapalan melihat situasi,” imbuhnya.

Akibat tertahannya pengiriman, Toyota Indonesia kini menyiapkan area penampungan kendaraan di stockyard. Kendaraan yang telah diproduksi sementara disimpan sambil menunggu kondisi pengiriman kembali memungkinkan.

“Yang kita produksi tidak bisa shipping, jadi sekarang stop dulu. Tapi komitmen belum ada perubahan,” kata Nandi.

Mereka juga mengaku belum dapat memastikan berapa lama penundaan pengiriman akan berlangsung. Saat ini kapal-kapal pengangkut disebut belum beroperasi menuju kawasan tersebut. “Belum tahu, karena kapal sekarang tidak ada yang jalan ke sana,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi situasi ini, TMMIN tengah mempelajari kemungkinan penggunaan rute pengiriman alternatif. Sementara itu, pengiriman komponen atau suku cadang tetap dilakukan dengan memanfaatkan jalur udara.

Di sisi lain, TMMIN menegaskan pasar ekspor mereka tidak hanya bergantung pada Timur Tengah. Saat ini, ekspor terbesar perusahaan justru menuju kawasan ASEAN dan Amerika Latin. Adapun kontribusi pasar Timur Tengah diperkirakan sekitar 17-20 persen dari total ekspor kendaraan Toyota Indonesia. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore