Ilustrasi memilih ban mobil yang sesuai. (Freepik)
JawaPos.com - Menjelang mudik Lebaran 2026, banyak orang fokus mengecek mesin dan oli, tapi sering lupa pada satu komponen vital, ban mobil. Padahal, ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang langsung bersentuhan dengan jalan dan menopang seluruh beban mobil.
Seiring usia pakai dan intensitas penggunaan, kondisi ban pasti akan menurun. Jika kamu tetap memaksakan ban yang sudah aus untuk perjalanan jauh, risikonya bukan cuma tidak nyaman, tapi juga berbahaya. Mulai dari selip di jalan basah hingga pecah ban di tengah tol, semuanya bisa terjadi jika kamu abai mengecek kondisi ban sejak awal.
Berikut 7 tanda ban mobil yang wajib diganti seperti dirangkum dari laman Ibid Astra!
1. Tapak Ban Sudah Sejajar dengan TWI
Salah satu tanda paling jelas ban harus diganti adalah ketika tapaknya sudah sejajar dengan Tread Wear Indicator (TWI). TWI merupakan tonjolan kecil di sela-sela alur ban yang berfungsi sebagai penanda batas aman keausan.
Kalau permukaan tapak sudah rata dengan TWI, itu artinya daya cengkeram ban sudah jauh berkurang. Dalam kondisi hujan atau jalan licin, risiko tergelincir pun meningkat. Jika kamu menemukan tanda ini, sebaiknya jangan tunda lagi untuk mengganti ban sebelum berangkat mudik.
2. Ketebalan Tapak Kurang dari 1,6 mm
Secara umum, batas minimal ketebalan tapak ban yang masih aman digunakan adalah 1,6 mm. Jika kurang dari angka tersebut, kemampuan ban membuang air akan menurun drastis.
Akibatnya, mobil bisa mengalami aquaplaning atau kehilangan traksi saat melintasi genangan air. Kamu bisa mengeceknya dengan alat ukur khusus atau meminta bantuan bengkel. Jangan menunggu sampai ban benar-benar botak karena itu sangat berisiko untuk perjalanan jarak jauh.
3. Muncul Retakan di Dinding atau Permukaan Ban
Selain aus, kamu juga perlu memperhatikan kondisi fisik ban. Jika terlihat retakan pada dinding samping atau di area tapak, itu bisa menjadi tanda karet sudah mulai getas.
Retakan kecil yang dibiarkan bisa berkembang menjadi sobekan saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Apalagi saat membawa beban penuh mudik, tekanan pada ban semakin besar. Kondisi ini bisa memicu kebocoran bahkan pecah ban secara tiba-tiba.
4. Mobil Terasa Limbung atau Bergetar Berlebihan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
