
Ilustrasi perawatan CVT motor matic. (RianAlfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com - Suara mesin motor matic yang tiba-tiba berubah jadi kasar atau “ngorok” pasti bikin kamu waswas saat berkendara. Apalagi kalau sebelumnya motor terasa halus dan nyaman digunakan setiap hari. Masalah ini memang sering dikaitkan dengan motor tua, tapi faktanya motor matic keluaran terbaru juga bisa mengalami hal serupa kalau perawatannya kurang maksimal.
Bunyi ngorok biasanya muncul dari area CVT dan menandakan ada komponen yang mulai aus, kotor, atau tidak bekerja secara optimal. Kalau dibiarkan, bukan cuma mengganggu kenyamanan, performa motor kamu juga bisa menurun drastis dan berujung pada kerusakan yang lebih serius.
Nah, berikut ini 5 penyebab mesin motor matic ngorok yang wajib kamu ketahui seperti dirangkum dari laman Ibid Astra!
1. V-Belt Rusak atau Kotor
Penyebab pertama yang paling umum adalah kondisi v-belt yang sudah rusak, kotor, atau bahkan terkena oli. V-belt berfungsi sebagai penghubung tenaga dari mesin ke roda belakang melalui sistem CVT. Jika komponen ini mulai retak, aus, atau licin karena kotoran, gesekan yang terjadi di dalam rumah CVT akan meningkat.
Akibatnya, tutup CVT atau crankcase bisa ikut tergesek oleh belt saat motor digunakan. Inilah yang kemudian memunculkan suara kasar atau ngorok ketika motor kamu digas, terutama saat akselerasi awal.
2. Roller CVT Aus
Roller merupakan komponen kecil berbentuk bulat yang memiliki peran besar dalam mengatur akselerasi motor matic. Fungsinya adalah membantu memindahkan tenaga mesin ke roda belakang secara halus melalui perubahan rasio pada pulley.
Seiring pemakaian, roller bisa mengalami keausan atau bahkan berubah bentuk menjadi peang. Ketika roller tidak lagi bulat sempurna, pergerakan pulley menjadi tidak stabil. Dampaknya, motor akan mengeluarkan suara berisik saat berjalan dan performa akselerasi terasa lebih berat dari biasanya.
3. Bushing Penutup Roller Mengalami Keausan
Bunyi ngorok juga bisa berasal dari bushing atau bor plastik pada silinder penutup roller yang mulai aus. Komponen ini berfungsi sebagai penyeimbang gerakan pelat tutup roller agar tetap stabil saat CVT bekerja.
Jika bushing sudah tidak presisi karena usia pakai, maka akan muncul getaran berlebih di dalam sistem CVT. Getaran inilah yang kemudian menimbulkan suara kasar dari area transmisi motor matic kamu saat digunakan di kecepatan rendah maupun tinggi.
4. Gearbox Mulai Aus
Selain dari CVT, suara ngorok juga bisa muncul dari gearbox motor matic. Gearbox yang mulai aus akan menyebabkan celah di antara gigi-giginya menjadi lebih besar dari seharusnya.
Ketika gigi tidak lagi saling terhubung dengan presisi, gesekan yang terjadi akan menghasilkan suara dengung atau ngorok yang cukup mengganggu. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin kerusakan gearbox akan semakin parah dan membutuhkan biaya perbaikan yang lebih mahal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022