Ilustrasi ban mobil pecah di jalan tol
JawaPos.com-Ban mobil pecah di tengah perjalanan bukan hanya memicu kepanikan, tetapi juga sangat berbahaya. Risiko kecelakaan akan semakin besar jika kondisi tersebut terjadi saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, terutama di jalan tol atau jalur lalu lintas padat.
Sayangnya, masih banyak pengemudi yang menganggap persoalan ban sebagai hal sepele. Padahal, kondisi ban sangat berpengaruh terhadap keselamatan berkendara.
Tanpa disadari, kebiasaan sehari-hari dan kurangnya perhatian terhadap kondisi kendaraan kerap menjadi penyebab utama ban mobil mudah pecah.
Mulai dari tekanan angin yang tidak sesuai hingga beban kendaraan yang berlebihan, seluruh faktor tersebut dapat memperpendek usia ban. Agar lebih waspada, berikut tujuh penyebab ban mobil mudah pecah yang perlu Anda pahami sejak dini, seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.
1. Tekanan Udara Tidak Sesuai Standar
Salah satu penyebab paling umum ban mobil mudah pecah adalah tekanan udara yang tidak sesuai standar pabrikan. Banyak pengemudi jarang memeriksa tekanan ban, padahal aspek ini sangat krusial bagi keselamatan.
Tekanan angin yang tidak ideal membuat ban bekerja di luar batas kemampuannya. Baik tekanan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi sama-sama berisiko karena dapat memicu panas berlebih, keausan tidak merata, hingga pecah secara tiba-tiba saat perjalanan jauh.
2. Tekanan Udara Terlalu Rendah
Saat tekanan ban terlalu rendah, permukaan ban akan lebih banyak bergesekan dengan aspal. Kondisi ini menyebabkan suhu ban meningkat drastis dan dinding ban menjadi lebih lemah.
Selain meningkatkan risiko ban pecah, tekanan angin yang kurang juga membuat mobil terasa lebih berat saat dikendarai. Dampak lainnya, konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena mesin harus bekerja lebih keras.
3. Tekanan Udara Terlalu Tinggi
Sebaliknya, tekanan udara yang terlalu tinggi membuat ban menjadi keras dan kaku. Akibatnya, area tapak ban yang menempel ke permukaan jalan semakin kecil sehingga daya cengkeram berkurang.
Dalam kondisi ini, ban juga lebih rentan rusak saat melewati lubang jalan, polisi tidur, atau permukaan jalan yang tidak rata. Benturan keras dapat menyebabkan ban pecah karena tidak mampu meredam guncangan dengan baik.
4. Kondisi Ban Sudah Aus atau Usia Terlalu Tua

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
