
Ilustrasi karet pintu mobil. (Wuling)
JawaPos.com-Karet pintu mobil sering dianggap sepele, padahal komponen ini punya peran besar dalam menjaga kenyamanan dan keamanan kabin. Mulai dari meredam benturan saat pintu ditutup, menjaga kabin tetap senyap, hingga mencegah air hujan dan debu masuk ke dalam mobil. So, segera ganti pintu mobil jika sudah waktunya. Jangan tunggu kabin kebanjiran.
Sayangnya, karena letaknya yang jarang diperhatikan, kondisi karet pintu kerap luput dari pengecekan rutin. Padahal, seiring usia pemakaian dan paparan panas serta cuaca, karet pintu bisa mengalami penurunan fungsi. Agar Anda tidak terlambat menyadarinya, berikut 6 tanda karet pintu mobil yang sudah tidak layak pakai seperti dirangkum dari laman Wuling Indonesia!
Salah satu tanda paling mudah dikenali adalah perubahan bentuk pada karet pintu. Jika Anda melihat karet sudah tampak gepeng, melar, atau tidak kembali ke bentuk semula setelah ditekan, itu menandakan elastisitasnya sudah menurun. Karet yang kehilangan bentuk aslinya tidak akan mampu menutup celah pintu secara sempurna dan sebaiknya segera diganti.
Saat karet pintu masih dalam kondisi baik, suara dari luar akan teredam dengan optimal. Namun jika Anda mulai mendengar suara besi beradu ketika pintu ditutup atau suara bising dari luar semakin jelas masuk ke kabin, bisa jadi karet pintu sudah tidak berfungsi maksimal. Kondisi ini jelas mengurangi kenyamanan berkendara, terutama saat perjalanan jauh.
Karet yang sobek, retak, atau terkelupas menandakan usia pakainya sudah habis. Jika kondisi ini dibiarkan, air hujan dan debu akan lebih mudah masuk ke kabin. Akibatnya, interior mobil menjadi lembap dan berpotensi menimbulkan bau apek yang mengganggu kenyamanan.
Tanda lain yang sering dirasakan adalah munculnya suara siulan angin saat mobil melaju. Suara ini biasanya semakin jelas terdengar ketika Anda berkendara dalam kecepatan tinggi. Hal tersebut terjadi karena karet pintu tidak lagi menutup rapat, sehingga angin masuk melalui celah kecil di pintu.
Jika Anda menemukan air merembes masuk ke kabin ketika hujan, itu merupakan indikasi kuat karet pintu sudah bermasalah. Biasanya kondisi ini disebabkan karet yang mengendur, mengalami robekan halus, atau tidak lagi menempel rapat pada rangka pintu, sehingga fungsinya sebagai penahan air tidak bekerja optimal.
Karet pintu yang masih layak pakai akan terasa lentur dan empuk saat ditekan. Sebaliknya, karet yang sudah tua cenderung mengeras akibat paparan panas dan usia pemakaian. Karet yang kaku tidak mampu mengikuti kontur pintu dengan baik, sehingga fungsi peredam suara dan penutup celah menjadi berkurang. (*)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
