
Ban serep
JawaPos.com - Di Indonesia, regulasi memperbolehkan mobil menggunakan ban serep berukuran lebih kecil, asalkan diameter totalnya tetap sama seperti ban utama yang terpasang. Namun, perlu diperhatikan bahwa ban cadangan jenis ini memiliki batasan tertentu saat digunakan.
Keberadaan ban serep yang lebih kecil biasanya merupakan solusi dari produsen untuk mengatasi keterbatasan ruang dalam kendaraan. Strategi ini dinilai lebih baik daripada tidak menyediakan ban serep sama sekali, yang berpotensi membuat konsumen melanggar aturan lalu lintas.
Salah satu keuntungan dari ban serep berukuran kecil adalah kemudahannya dalam pemasangan sebagai pengganti ban utama yang rusak atau bocor di jalan. Meski begitu, penggunaan ban semacam ini dapat memengaruhi performa beberapa fitur kendaraan, seperti traction control dan anti-lock braking system (ABS).
Sebagai langkah keamanan, dianjurkan untuk mengurangi beban yang ditopang oleh ban cadangan tersebut. Selain itu, penting untuk mematuhi batas kecepatan yang telah ditentukan saat menggunakan ban serep jenis ini guna menghindari risiko lebih besar.
Dengan menggunakan ban serep yang lebih kecil atau sering disebut sebagai *space saver tire*, produsen dapat memaksimalkan efisiensi ruang pada kendaraan.
Namun, karena ukurannya yang lebih kecil, ban serep ini hanya dimaksudkan untuk penggunaan sementara dan dalam jarak terbatas. Pengemudi dianjurkan untuk segera mengganti ban serep tersebut dengan ban utama yang sesuai agar performa kendaraan tetap optimal dan aman digunakan di berbagai kondisi jalan.
Dirangkum dari berbagai sumber, penggunaan ban serep dalam berkendara tentunya berbeda dengan ban dengan ukuran normal (aslinya). Biasanya tertulis maksimum kecepatan hanya 80 kpj, kurang lebih. Tapi disarankan pada kecepatan 60 kpj saja. Karena ban diameternya lebih kecil, otomatis traksi dan pengereman juga berbeda, takutnya jadi tergelincir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022