
Mobil menggunakan roof box untuk membawa barang tambahan
JawaPos.com - Liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 semakin dekat, dan tentunya berbagai persiapan mulai dilakukan, terutama bagi yang akan bepergian menggunakan mobil pribadi. Tak jarang, saat mudik, barang bawaan yang dibawa cukup banyak.
Biasanya, bekal dan buah tangan untuk keluarga di kampung halaman akan dimasukkan ke dalam kabin mobil. Namun, agar kabin tidak terlalu penuh sesak sehingga tetap nyaman selama perjalanan, penggunaan roof box dapat menjadi solusi yang efektif.
Jika berencana memasang roof box, penting untuk mengetahui aturan-aturan penggunaannya dan tidak asal-asalan, karena pemasangan yang salah bisa membahayakan keselamatan berkendara.
Roof box adalah aksesori tambahan yang dipasang di atap mobil untuk menyediakan ruang penyimpanan ekstra. Namun, tidak semua pemilik mobil memahami cara memasang roof box dengan benar.
Akibatnya, bukan hanya barang yang berisiko rusak, tapi atap mobil juga bisa mengalami kerusakan. Oleh sebab itu, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk memasang roof box.
Pemasangan roofbox tidak boleh sembarangan karena menyangkut keselamatan. (Dony/JawaPos.com)
Pastikan Sudah Ada Roof Rail
Penting untuk memastikan bahwa sudah tersedia roof rail di atas atap mobil. Namun bila mobil Anda belum punya roof rail, pastikan agar rail terpasang dengan sempurna di atap. Pasalnya, celah sekecil apapun dapat membuat air masuk ke dalam kabin.
Hal ini tentu membuat interior jadi mudah rusak. Frame yang kuat juga mendukung Anda untuk membawa roof box dengan beban yang lebih besar dibandingkan dengan mobil sejenis.
Ketahui Beban Maksimal Mobil Anda
Sebelum memasang roof rack sebaiknya ketahui beban maksimal yang dapat ditampung mobil. Hal ini merupakan salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan oleh pemilik mobil.
Roof box punya kapasitas yang cukup besar dapat berpengaruh terhadap kondisi struktur atap mobil. Roof box yang terlalu berat akan membuat atap mobil penyok, hal ini belum termasuk bagaimana bobot tersebut memengaruhi stabilitas mobil.
Saat ada bobot yang terlalu besar di atap, mobil dapat mudah terpental saat menikung tajam. Akibatnya, mobil mudah terbalik. Cara mudah untuk mengetahui beban maksimal yang dapat ditampung adalah mengurangi gross weight dengan curb weight, kemudian kurangi dengan perkiraan total beban penumpang. Angka itulah yang dapat Anda manfaatkan untuk memilih ukuran roof rack.
Pilih Material yang Terbaik
Roof box sangat rentan rusak karena berada tepat di bagian mobil yang sering terkena sinar matahari. Bila bahan yang dipilih kurang bagus, maka roof rack akan mudah pecah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
