Ilustrasi mekanik memeriksa kondisi oli mobil, ganti oli rutin menjaga mesin tetap awet dan efisien, (Pexels/Daniel Andraski)
JawaPos.com-Oli mobil yang merembes sering kali dianggap masalah sepele, padahal jika dibiarkan bisa berujung pada kerusakan mesin yang serius dan biaya perbaikan yang tidak sedikit. Banyak pengendara baru menyadari masalah ini ketika volume oli terus berkurang atau muncul bercak hitam di lantai garasi.
Padahal, rembesan oli bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari komponen yang menua hingga kesalahan perawatan sederhana. Dengan memahami penyebabnya sejak dini, kamu bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat sebelum kerusakan berkembang lebih parah.
Berikut 6 penyebab oli mobil rembes dan cara mengatasinya seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Gasket dan Seal Mulai Aus
Gasket dan seal berperan penting menjaga oli tetap berada di dalam sistem mesin. Namun, seiring waktu dan penggunaan, panas mesin, getaran, serta proses pemuaian dapat membuat komponen ini mengeras atau retak. Kondisi ini umum terjadi pada mobil berusia di atas lima tahun atau kendaraan yang sering dipakai dalam lalu lintas padat.
Ketika elastisitas gasket berkurang, oli bisa keluar melalui celah kecil yang sulit terlihat secara kasatmata, sehingga kebocoran kerap tidak langsung disadari.
Cara mengatasinya yakni kamu perlu melakukan pemeriksaan rutin pada area rawan seperti tutup klep, gasket kepala silinder, dan bak oli. Jika sudah terlihat getas atau retak, segera ganti dengan komponen berkualitas sesuai standar pabrikan dan pastikan pemasangannya dilakukan oleh teknisi berpengalaman.
2. Filter Oli Terpasang Tidak Tepat atau Rusak
Filter oli dilengkapi gasket bawaan untuk menahan tekanan oli di sambungan. Jika filter dipasang terlalu kencang, terlalu longgar, atau tidak sejajar, oli bisa merembes dari area tersebut. Selain itu, kualitas filter yang kurang baik atau gasket yang terlipat saat pemasangan juga bisa menjadi pemicu kebocoran. Masalah ini sering muncul setelah penggantian oli jika proses pemasangan dilakukan terburu-buru.
Cara mengatasinya yakni pastikan filter oli dipasang dengan torsi yang dianjurkan dan diganti secara berkala. Sebelum pemasangan, periksa kondisi gasket agar tidak sobek, cacat, atau melintir.
3. Baut Pembuangan Oli Kendur atau Ulir Bermasalah
Baut pembuangan oli atau drain plug selalu dibuka setiap kali ganti oli. Jika baut tidak dikencangkan sesuai spesifikasi, oli bisa menetes perlahan dari titik tersebut. Selain itu, washer atau pakring yang sudah aus juga membuat sambungan tidak lagi rapat.
Pada kondisi yang lebih parah, ulir karter yang rusak membuat baut tidak bisa menutup sempurna meski sudah dikencangkan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022