Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 September 2025 | 19.52 WIB

KTB: Persaingan Tidak Fair Bila Masih Ada Produk Impor yang Tidak Memenuhi Standardisasi

Truk listrik BeiBen EV Prime Mover 6×4 dan SDT 90 diuji coba untuk menaklukkan medan berat dan kawasan pertambangan. (Istimewa) - Image

Truk listrik BeiBen EV Prime Mover 6×4 dan SDT 90 diuji coba untuk menaklukkan medan berat dan kawasan pertambangan. (Istimewa)

JawaPos.com - Mitsubishi Fuso menanggapi terkait maraknya truk impor asal Tiongkok di sektor pertambangan. Seperti diketahui bahwa hal ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap lonjakan impor truk dari Tiongkok ke Indonesia yang tidak memenuhi standar emisi Euro 4 dan bebas uji tipe.

Ini akan menciptakan persaingan tidak adil dengan produsen lokal. Situasi ini mengancam produsen komponen otomotif dan karoseri lokal, serta berpotensi menimbulkan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di tengah lesunya pasar domestik. 

Kehadiran produk tersebut disebut membuat persaingan di pasar semakin tidak sehat. Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sempat menanggapi bahwa di sektor mining itu sekarang problemnya bukan hanya karena aktivitas atau demand yang turun, tapi saingannya juga, saya bilang mungkin enggak sehat kali ya.

"Karena tadi brand-brand Tiongkok yang datang ke sini misalnya tanpa ada prosedur yang sesuai. Ini harus ada aturang yang jelas dan tidak saling merugikan,” ujar Aji Jaya beberapa waktu lalu saat peluncuran varian baru Fusio di kwasan Pulo Mas (19/9).

Aji menambahkan bahwa pemerintah sudah mewajibkan seluruh kendaraan berbahan bakar diesel menggunakan standar emisi Euro 4. Kami (Fuso) selalu mengikuti regulasi tersebut, namun produk impor asal Tiongkok disebut masih menggunakan standar Euro 2.

“Government regulasinya semua industri otomotif yang berbahan diesel harus standarnya di Euro 4. Kalau yang Euro 2 kan masih bisa pakai biosolar, sedangkan Euro 4 harus Pertamina Dex yang lebih mahal. Konsumen akhirnya lebih pilih yang murah. Itu enggak fair, harusnya apple to apple,” kata Aji.

Aji menambahkan, dampak dari kondisi ini cukup terasa pada penjualan. Bila dibilang penyebabnya itu, mungkin karena head-to-head di konsumen mining pasti bertemu dengan merek Tiongkok.

"Disisi lain secara umum memang ekonominya lagi kurang baik-baik saja,” katanya

Seperti diketahui bahwa Fuso juga memiliki sejumlah varian Fighter X yang dipasarkan untuk kebutuhan tambang, yakni FN62 varian panjang maupun pendek.

Dalam hal ini KTB  tetap meminta dukungan regulasi agar persaingan berlangsung adil melalui Gaikindo untuk menyuarakan kepentingan APM. Menurutnya persaingan tidak fair bila masih ada produk yang tidak memenuhi standardisasi dan nantinya konsumen juga yang dirugikan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore