
Ilustrasi perawatan aki (Dok. iStockphoto)
JawaPos.com – Aki soak di tengah jalan jelas jadi mimpi buruk bagi setiap pengendara. Apalagi di tengah cuaca ekstrem yang tak menentu—kadang hujan deras, kadang panas menyengat. Sayangnya, banyak orang masih menganggap perawatan aki itu rumit, padahal justru sebaliknya: cukup dengan beberapa kebiasaan ringan, usia aki bisa jauh lebih panjang.
Saat ini, kendaraan—baik mobil maupun motor—semakin bergantung pada sistem kelistrikan canggih. Mulai dari penggunaan lampu LED, audio, hingga dashcam yang terus menyedot daya, semuanya membuat aki bekerja ekstra. Tanpa perawatan yang tepat, bukan cuma aki yang rusak, tapi sistem kelistrikan lainnya juga bisa ikut bermasalah.
Menurut blog AstraOtoshop, merawat aki tidak harus ke bengkel setiap saat. Ada sejumlah langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Berikut tips praktis yang bisa kamu terapkan agar aki kendaraan tetap sehat dan tahan lama, bahkan saat cuaca ekstrem sekalipun.
Untuk pengguna aki basah, penting untuk rutin mengecek air aki. Pastikan volumenya berada di antara batas minimum dan maksimum. Gunakan air aki yang direkomendasikan, karena kekurangan cairan bisa merusak sel aki dan mempercepat penguapan saat mesin panas.
Terminal yang kotor atau berkarat bisa mengganggu aliran listrik. Bersihkan dengan campuran air hangat dan baking soda, lalu sikat perlahan. Setelah itu, oleskan pelumas ringan agar mencegah oksidasi dan menjaga koneksi tetap stabil.
Kalau mobil jarang dipakai, panaskan mesin 2–3 kali seminggu selama 5–10 menit. Alternator yang aktif saat mesin menyala akan membantu mengisi daya aki. Ini mencegah aki kehilangan daya karena terlalu lama diam.
Kebiasaan menyalakan lampu, audio, AC, atau mengecas HP saat mesin mati bisa menguras aki. Karena tidak ada proses pengisian ulang, daya aki cepat terkuras dan memperpendek usianya.
Jangan sembarangan pilih aki! Gunakan aki dengan ukuran dan kapasitas sesuai rekomendasi pabrikan. Aki yang terlalu kecil bisa membebani sistem kelistrikan, sedangkan aki terlalu besar juga tidak efisien.
Jika kendaraan ditinggal dalam waktu lama (misalnya ditinggal mudik atau dinas), cabut terminal negatif atau gunakan charger aki otomatis agar daya tetap terjaga dan aki tidak soak.
Pemeriksaan di bengkel resmi bisa mendeteksi kerusakan sejak dini—entah dari aki, alternator, atau sistem pengisian lainnya. Layanan pengecekan tegangan dan performa fisik aki bisa mencegah kerusakan yang lebih besar.
Merawat aki tidak perlu mahal dan rumit. Cukup dengan kebiasaan sederhana tapi konsisten, kamu bisa menghindari kejadian mogok di tengah jalan. Yuk, mulai dari sekarang cek kondisi aki kendaraanmu!

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
