
VinFast VF 7. (Istimewa)
JawaPos.com - VinFast mempertegas komitmennya dalam menyediakan kendaraan listrik yang terjangkau dan fleksibel bagi konsumen Indonesia. Hal ini dengan merilis tarif berlangganan baterai bulanan terbaru untuk seluruh modelnya.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh lini produk, mulai dari VF 3 hingga VF 7, dan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi hambatan dalam penggunaan kendaraan listrik. Skema langganan baterai ini memungkinkan biaya awal yang lebih rendah, tarif bulanan yang terprediksi, serta memberikan rasa aman bagi pemilik kendaraan.
Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, menyampaikan, dengan filosofi customer-centric, perusahaan terus menghadirkan kebijakan yang relevan dan manfaat nyata bagi konsumen di Indonesia sepanjang perjalanan kepemilikan kendaraan listrik mereka.
“Sebagai pelopor skema langganan baterai di pasar ini, kami sangat terdorong oleh respon positif yang kami terima. Karena itu, kami menyempurnakan kebijakan ini, mulai dari harga awal kendaraan hingga ketentuan langganan, untuk tidak hanya memberikan solusi keuangan yang lebih fleksibel, tetapi juga menegaskan komitmen jangka panjang kami dalam mendukung transisi menuju kendaraan ramah lingkungan,” kata Kariyanto dalam keterangannya, Kamis (14/8).
Berikut Keunggulan Skema Langganan Baterai VinFast!
1. Harga Awal Kendaraan Lebih Ringan
Melalui program ini, konsumen dapat memiliki kendaraan listrik VinFast dengan harga awal mulai Rp152 juta. Skema ini memberikan keleluasaan bagi pembeli untuk memilih sesuai kebutuhan mereka sekaligus memperluas akses terhadap teknologi mobilitas ramah lingkungan di berbagai segmen pasar.
Kontrak langganan juga dapat dihentikan kapan saja saat kendaraan dijual kembali, tanpa mengurangi kenyamanan dan efisiensi berkendara, serta tetap menikmati performa dan teknologi unggulan.
2. Efisiensi Biaya Operasional
Selain hemat biaya awal, kendaraan listrik VinFast menawarkan pengeluaran operasional yang jauh lebih rendah dibandingkan mobil bensin. Berdasarkan data konsumsi bahan bakar 8,1 liter per 100 km (versi International Energy Agency) dan harga bensin Rp12.200/liter pada awal Agustus 2025, penggunaan mobil bensin sejauh 1.500 km per bulan akan menghabiskan sekitar 121,5 liter, setara Rp1.482.300.
Sementara itu, VinFast VF 3 dibebaskan dari biaya pengisian daya hingga Maret 2028 di stasiun V-GREEN. Konsumen hanya membayar biaya langganan baterai sebesar Rp253.000 per bulan.
Dengan demikian, biaya operasional VF 3 bisa 83 persen lebih rendah dibandingkan mobil bensin, menghemat hingga Rp1.229.300 setiap bulannya. Konsumsi energinya setara 1,38 liter per 100 km atau sekitar 72 km per liter, menawarkan efisiensi yang kompetitif.
3. Bebas Risiko dan Perawatan Baterai
Selama masa berlangganan, seluruh risiko terkait baterai ditanggung penuh oleh VinFast, termasuk pemeliharaan dan penggantian bila kapasitas turun di bawah 70 persen. Kebijakan ini juga menghapus batas jarak tempuh, sehingga pengguna dapat berkendara tanpa khawatir biaya tambahan.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
