Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 18.19 WIB

Waspadai! Ini 8 Penyebab Gas Mobil Kosong yang Perlu Kamu Ketahui, Hati-hati Bisa Bikin Mogok di Jalan

Ilustrasi: Pedal gas mobil. (Reddit) - Image

Ilustrasi: Pedal gas mobil. (Reddit)

JawaPos.com - Pernah mengalami gas mobil terasa kosong atau tidak merespons saat pedal diinjak? Kondisi seperti ini bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada sistem pembakaran atau distribusi bahan bakar di mobil. 

Jika dibiarkan, bukan hanya kenyamanan berkendara yang terganggu, tapi juga berisiko membuat mobil mogok di tengah jalan.

Gas mobil yang kosong bukan sekadar soal kehabisan bahan bakar. Ada banyak faktor teknis yang bisa menjadi penyebabnya, mulai dari kerusakan sensor, sumbatan pada filter, hingga jarangnya mobil diservis. 

Untuk itu, penting bagi kamu memahami berbagai sumber masalah yang umum terjadi agar bisa segera mengambil tindakan yang tepat. 

Berikut 8 penyebab gas mobil kosong yang sering ditemui pada berbagai jenis kendaraan seperti dirangkum dari laman Wuling Indonesia!

1. Kerusakan pada Sensor Oksigen

Sensor oksigen berperan penting dalam mengatur jumlah bahan bakar yang dibakar di ruang mesin. Ketika sensor ini rusak, ECU (Electronic Control Unit) tidak bisa menentukan campuran bahan bakar secara akurat. Akibatnya, performa mesin jadi terganggu dan respons pedal gas terasa kosong.

2. Masalah pada Fuel Pump (Pompa Bahan Bakar)

Fuel pump bertugas mengalirkan bahan bakar dari tangki ke ruang pembakaran. Jika pompa ini bermasalah, maka bahan bakar tidak akan sampai ke mesin dengan lancar. 

Pedal gas pun tidak akan memberi dorongan tenaga yang diharapkan, bahkan bisa membuat mesin mati mendadak. Penyebab umum kerusakan ini adalah adanya kotoran atau endapan pada tangki bahan bakar.

3. Sensor Bahan Bakar Bermasalah

Sensor ini berfungsi untuk mengukur jumlah bahan bakar di tangki. Jika rusak, pengukurannya akan salah dan bisa menyebabkan sistem pembakaran terganggu. Kondisi ini sering membuat pengemudi tidak sadar bahwa bahan bakar sebenarnya sudah menipis.

4. Filter Bahan Bakar Tersumbat

Filter yang kotor atau tersumbat bisa menghambat aliran bahan bakar ke mesin. Akibatnya, mobil kehilangan tenaga dan pedal gas terasa tidak responsif. Agar hal ini tidak terjadi, filter sebaiknya dibersihkan atau diganti secara rutin.

5. Mesin Terlalu Panas

Suhu mesin yang berlebihan biasanya terjadi karena radiator bermasalah. Saat mesin terlalu panas, efisiensinya menurun drastis, dan mobil akan kesulitan berakselerasi meskipun pedal gas diinjak. Dalam kondisi ekstrem, mesin bisa mati atau rusak permanen.

6. Sistem Pengapian Bermasalah

Proses pembakaran di ruang mesin bergantung pada sistem pengapian yang baik. Jika busi kotor atau komponen listrik lainnya bermasalah, pembakaran tidak akan optimal. Ini membuat tenaga mesin melemah dan mobil tidak bisa merespons pedal gas dengan semestinya.

7. Injektor Bahan Bakar Tersumbat

Injektor menyemprotkan bahan bakar langsung ke ruang bakar. Jika injektor tersumbat atau tidak bekerja dengan baik, bahan bakar tidak akan terbakar sempurna. Hal ini bisa menyebabkan mesin tersendat atau kehilangan tenaga secara tiba-tiba.

8. Jarang Servis Mobil

Perawatan rutin adalah kunci menjaga performa mobil tetap optimal. Mobil yang jarang diservis lebih rentan mengalami gangguan, termasuk masalah gas mobil kosong. 

Melakukan servis berkala di bengkel yang terpercaya akan membantu mendeteksi masalah sejak dini sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore