
Suasana pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD tak hanya jadi ajang unjuk gigi mobil-mobil terbaru. Di balik gemerlap peluncuran kendaraan roda empat, panggung karoseri bus nasional diam-diam mencuri perhatian.
Tiga nama besar di industri ini yakni New Armada, Laksana, dan Tentrem, tampil agresif dengan model terbaru yang bukan hanya memukau secara desain, tapi juga menjawab kebutuhan operator dan penumpang modern.
Skylander R25: Karya Magelang Menantang Pusat Karoseri
Dari Magelang, PT Mekar Armada Jaya alias New Armada membuktikan bahwa inovasi tak harus datang dari pusat otomotif. Lewat peluncuran All New Skylander R25, New Armada memperkuat posisi sebagai pemain utama di industri bus nasional.
Mengusung tema Futuristic Style & Confidence, Skylander R25 tampil dengan desain eksterior bergelombang yang khas, dilengkapi lampu depan LED dan DRL yang agresif.
Yang menarik, bagian lampu belakang dibuat ‘swap-able’, memungkinkan penggantian cepat dan efisien, menjawab kebutuhan operasional para pengusaha bus.
“Ini bukan sekadar produk baru, ini adalah pembuktian bahwa orang Magelang juga bisa membuat karya otomotif unggulan,” ujar Charles Hugo Wahyadiyatmika, President Director New Armada.
Masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa. Dashboard dirancang ergonomis dengan pilihan interior Grey/Cream dan Black Series. Sentuhan pencahayaan hangat dan bagasi elegan dari bahan aluminium memberikan kenyamanan ekstra.
Dari sistem hiburan hingga area kabin yang luas, Skylander R25 dibuat bukan hanya untuk memanjakan penumpang, tapi juga memudahkan kerja sopir dan kru.
Laksana: Inovasi Tinggi, Fleksibilitas Maksimal
Sementara itu, Karoseri Laksana dari Ungaran tampil tak kalah agresif. Di booth-nya, mereka menampilkan empat model terbaru, salah satunya Legacy SR3 Double Decker, varian bus tingkat yang kini hadir dengan tinggi kurang dari 4 meter.
Terobosan ini membuat bus lebih mudah masuk ke berbagai jenis kapal penyeberangan.
“Biasanya bus tingkat terlalu tinggi dan tak bisa masuk semua kapal. Kini, dengan tinggi di bawah 4 meter, bus ini jadi lebih fleksibel untuk operator lintas pulau,” jelas Alvin Arman, Commercial Director PT Laksana Bus Manufaktur.
Model lain seperti Neo XXHD DG dan Neo XHD DG Suites Class Combi menonjolkan kapasitas bagasi besar serta desain kabin kelas atas. Laksana menekankan bahwa seluruh pengembangan produk dilakukan bersama pelanggan dan produsen sasis.
Contohnya, permintaan khusus dari operator asal Bali menjadi dasar pengembangan varian double decker terbarunya.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
