Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Juli 2025 | 13.13 WIB

Jangan Dianggap Sepele, Ini 5 Dampak Buruk yang Bisa Terjadi jika Tutup Pentil Ban Motor Kamu Hilang

Tutup pentil - Image

Tutup pentil

JawaPos.com - Banyak pemilik motor yang sering mengabaikan tutup pentil ban karena ukurannya yang kecil dan terlihat sepele.

Padahal, komponen mungil ini memiliki peran penting dalam menjaga performa dan keamanan ban saat berkendara. 

Bila pentil ban motor hilang, maka bisa memicu berbagai masalah yang tak terduga dan membahayakan keselamatan pengendara di jalan.

Meski terlihat sederhana, tutup pentil sebenarnya berfungsi melindungi bagian dalam pentil dari gangguan luar seperti debu dan air. Jika dibiarkan hilang tanpa diganti, risikonya bisa merugikan pengendara secara teknis maupun finansial. 

Berikut 5 dampak yang bisa terjadi jika tutup pentil ban motor hilang, seperti dirangkum dari laman Astra Motor.

1. Kotoran Masuk ke Dalam Pentil

Tutup pentil berfungsi sebagai pelindung utama bagian dalam pentil dari kotoran dan debu luar. Tanpa penutup, debu jalanan, pasir, hingga lumpur mudah sekali menyusup ke dalam lubang pentil. 

Jika dibiarkan menumpuk, kotoran ini dapat mengganggu mekanisme katup yang ada di dalam pentil, yaitu komponen yang bertugas menjaga tekanan angin tetap stabil.

Bila katup ini terganggu, tekanan ban bisa cepat turun atau tidak mampu mempertahankan angin sesuai kebutuhan.

2. Bocor Halus (Slow Leak)

Akibat dari masuknya kotoran, bagian dalam pentil seperti drat atau katup kecil bisa mengalami kerusakan. Hal ini menyebabkan kebocoran angin secara perlahan, yang kadang tidak langsung disadari oleh pengendara. 

Tekanan angin yang berkurang sedikit demi sedikit ini bisa membuat ban terasa empuk dan kurang nyaman saat digunakan.

Jika tidak segera diperiksa, kondisi ini bisa berujung pada kerusakan ban yang lebih parah atau bahkan pecah ban di tengah perjalanan.

3. Motor Jadi Kurang Stabil

Ban yang kekurangan angin akibat bocor halus akan memengaruhi keseimbangan motor saat digunakan. Kondisi ini membuat motor terasa tidak stabil, terutama ketika menikung tajam, mengerem mendadak, atau melaju dalam kecepatan tinggi. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore