Ilustrasi belt CVT mobil. (Suzuki Sumber Baru Mobil)
JawaPos.com-Sistem transmisi otomatis pada mobil saat ini paling populer terdapat dua jenis. Pertama adalah matic konvensional atau A/T dan juga CVT yang merupakan singkatan dari Continuously Variabel Transmission.
Masih sering jadi perdebatan, transmisi otomatis pada mobil jenis CVT juga dinilai lebih ringkih dan gampang rusak jika dibandingkan dengan transmisi otomatis konvensional. CVT mobil memang menjanjikan performa dan efisiensi bahan bakar, namun butuh perhatian khusus.
Salah satu komponen CVT mobil yang perlu diperhatikan adalah belt atau sabuk baja yang punya umur pakai. Terdapat tanda-tanda yang bisa dirasakan para pemilik mobil jika belt CVT mulai rusak atau minta diganti.
Mengutip DokterMobil, tanda CVT mobil rusak, dengan belt minta dilakukan penggantian adalah pengemudi akan merasakan getaran atau sendatan yang tidak biasa saat mobil berakselerasi, terutama pada kecepatan rendah atau menengah.
Ada rasa seperti mobil tertahan atau terpeleset saat menginjak gas. Selain itu, belt yang harus diganti juga disertai dengan tanda mulai munculnya suara berisik dari bagian mesin terutama di area CVT.
Jika mendengar suara mendengung, berdecit, atau suara-suara aneh lainnya dari area transmisi, terutama saat mobil berjalan, itu bisa jadi alarm peringatan adanya masalah pada CVT. Suara CVT mobil rusak ini bisa beragam, mulai dari dengungan halus hingga decitan yang mengganggu.
Paling terasa adalah mobil kehilangan tenaga dan susah nanjak. Akselerasi terasa lambat, dan pengendara mungkin harus ngegas lebih dalam dari biasanya untuk mencapai kecepatan yang diinginkan.
CVT idealnya memberikan perpindahan gigi yang mulus dan nyaris tak terasa. Kalau Anda merasakan perpindahan gigi yang kasar, tersendat-sendat, atau seperti nyangkut, bisa jadi gejala CVT mobil rusak.
Kalau sudah mengalami satu atau beberapa gejala di atas, jangan tunda lagi untuk bawa mobil Anda ke bengkel terpercaya. Sebab komponen CVT ini tipikal yang merembet kerusakannya jika tidak segera ditangani. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
