
Wujud Geely Geome Xingyuan, mobil listrik mungil yang populer di Tiongkok. (Edy Pramana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Mobil listrik dengan bentuk mungil punya pasar tersendiri. Dan, faktanya diminati di pasar global, termasuk Indonesia. Kombinasi antara dimensi kompak dan harga terjangkau membuat segmen ini digandrungi, termasuk oleh konsumen di Indonesia. Di Tanah Air, kaum perempuan tercatat mendominasi kepemilikan kendaraan listrik kompak berkat desain menggemaskan dan pilihan warna menarik yang ditawarkan produsen.
Geely menjadi salah satu produsen yang memiliki model mobil listrik mungil dalam jajaran produknya. Bahkan, kendaraan mungil milik Geely disebut-sebut siap bersaing langsung dengan Wuling BinguoEV dan BYD Atto 3 di Indonesia.
Dalam kunjungan JawaPos.com ke kantor pusat Geely Auto di Hangzhou, Tiongkok, terlihat wujud Geome Xingyuan, mobil listrik mungil yang kabarnya akan menjadi model EV kedua dari Geely di Indonesia. Namun, pihak Geely Auto Indonesia masih menutup rapat rencana peluncurannya.
“Kita masih melakukan market riset, karena line-up Geely juga sudah banyak. Kami tidak mau gegabah memasukkan produk hanya karena tren,” ujar Yusuf Anshori, Brand Director Geely Auto Indonesia.
Meski belum mengonfirmasi model yang akan diboyong, Ori — sapaan akrab Yusuf — memastikan bahwa kendaraan listrik akan menjadi bintang utama Geely pada ajang GIIAS 2025 mendatang. "Yang di GIIAS 2025 nanti pasti EV," bebernya.
Geely sendiri telah meluncurkan Geome Xingyuan di pasar domestik sejak September 2023. Dalam waktu singkat, model ini mencatatkan angka penjualan impresif. Hingga kini, lebih dari 140.000 unit terjual, dengan rekor penjualan lebih dari 30.000 unit hanya pada Maret lalu. Geome Xingyuan bahkan mampu melampaui pesaing seperti BYD Dolphin dan Seagull di pasar Tiongkok.
Spesifikasi dan Performa Geome Xingyuan
Geome Xingyuan dibangun menggunakan platform GEA (Global Intelligent Electric Architecture), menjadikannya kendaraan yang ringkas dan efisien. Dimensinya yakni panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, dan tinggi 1.570 mm. Sebagai perbandingan, Wuling BinguoEV memiliki panjang 3.950 mm, sedangkan BYD Atto 3 mencapai 4.455 mm.
Meski mungil, Geome Xingyuan tetap menawarkan utilitas maksimal. Kapasitas bagasi mencapai 375 liter, dan bisa diperluas hingga 1.320 liter dengan melipat bangku belakang. Teknologi pencahayaan sudah full LED dari depan hingga belakang, menambah kesan modern.
Dari sisi performa, Geely menghadirkan dua pilihan motor listrik: 58 kW (78 hp) dan 85 kW (114 hp). Keduanya dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate buatan CATL, masing-masing berkapasitas 30,12 kWh dan 40,16 kWh.
Berdasarkan metode uji CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle), Geome Xingyuan mampu menempuh jarak hingga 310 km dan 410 km, tergantung varian. Capaian ini sebanding dengan kompetitor seperti Wuling BinguoEV. Di pasar Tiongkok, Geome Xingyuan dibanderol mulai dari 68.800 yuan atau sekitar Rp 161 jutaan (kurs April 2025).
Peluang Masuk Pasar Indonesia
Ketika ditanya langsung mengenai potensi Geome Xingyuan hadir di Indonesia, Ori tidak memberikan jawaban pasti. “Nanti kita lihat saja,” jawabnya singkat. Namun ia mengakui, pasar EV kompak di Indonesia masih sangat menjanjikan. "Kalau kita melihat potensi compact EV, pemainnya masih sedikit. Potensinya sih besar," jelas Ori.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), mayoritas brand mobil listrik saat ini masih berkonsentrasi di segmen SUV. Hal ini membuka peluang besar bagi Geely untuk mengisi kekosongan di kelas EV mungil.
Meski demikian, Geely Auto Indonesia masih dalam tahap awal riset pasar untuk menentukan model yang paling cocok dibawa ke Indonesia. "Risetnya masih di tahap awal," pungkas Ori, seraya berharap masyarakat memberikan respons positif terhadap kendaraan yang akan diperkenalkan Geely pada GIIAS 2025 mendatang.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
