Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 23.05 WIB

Hati-hati Water Hammer Bukan Hanya Karena Banjir, Kenali Penyebab dan Akibatnya Agar Tak Buang Uang

Ilustrasi mobil terobos genangan air bila tak tahu caranya berakibat fatal. (Cecep Mulyana/Batam Pos) - Image

Ilustrasi mobil terobos genangan air bila tak tahu caranya berakibat fatal. (Cecep Mulyana/Batam Pos)

JawaPos.com - Musim hujan yang ekstrem menjadi momok bagi para pengguna mobil. Genangan banjir wajib dihindari bila ingin aman, karena bila nekat akan timbul masalah pada mesin. Dan ini biasa disebut water hammer.

Water hammer adalah gangguan yang terjadi pada proses pembakaran mesin dikarenakan air yang terlalu banyak menggenang. Kondisi saat air masuk ke dalam ruang bakar mesin, menyebabkan kerusakan serius pada komponen internal mesin.

Tak sedikit kasus water hammer terjadi karena kendaraan yang seharusnya untuk jalan biasa, dipaksa untuk melewati genangan banjir.

Hal ini menyebabkan air masuk ke dalam mesin mobil melalui air intake, terutama untuk kendaraan yang menggunakan mesin injeksi.

Bukan hanya itu, penyebab lain dari kasus water hammer juga bisa ketika kendaraan yang dipaksa starter saat kondisi mobil sedang tergenang.

Hal ini justru lebih mudah air masuk ke dalam mesin pembakaran dan membuat starter lebih berat.

Memang pada umumnya water hammer biasa terjadi saat musim hujan, banjir, maupun ketika terjadi bencana tsunami.

Namun juga perlu disadari sebenarnya, fenomena ini tidak hanya terjadi saat musim hujan maupun banjir saja, ketika mencuci mobil menggunakan tekanan tinggi juga air berpotensi masuk ke dalam ruang bakar dan menimbulkan water hammer.

Oleh karena itu Anda tetap perlu berhati-hati dan meminimalisasi masuknya air ke dalam engine karena hal tersebut sangat berbahaya.

Air yang masuk terkompresi oleh piston dan akan membuat tekanan lebih tinggi dan dapat merusak mesin alias jebol. Efek water hammer yang ditimbulkan sangat fatal bagi mesin.

Stang piston dapat bengkok atau bahkan patah akibat tekanan tinggi yang dihasilkan oleh ir. Bahkan tekanan air yang ekstrem bisa menyebabkan blok mesin retak atau pecah.

Dalam kasus terburuk, water hammer dapat menyebabkan kerusakan total pada mesin, sehingga kendaraan tidak dapat dioperasikan kembali.

Bila kendaraan sudah mati total akibat water hammer, biaya yang dikeluarkan sudah pasti sangat besar. Bahkan untuk biaya servis tidak hanya meliputi penggantian spare part mesin, tapi juga ada biaya jasa untuk melakukan turun mesin.

Apakah semua mobil rentan terhadap masalah water hammer?
Sebenarnya, semua mobil punya potensi ngalamin water hammer, tapi ada beberapa mobil yang lebih rentan.

Mobil dengan ground clearance rendah atau posisi air intake yang rendah lebih gampang kemasukan air.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore