
SUV legendaris Mercedes Benz, G-Class. (Dionisius Sandytama Oktavian)
JawaPos.com – Rasanya mustahil para pecinta otomotif tidak mengenal G-Class, SUV Mercedes Benz yang begitu melegenda. Kali Pertama meluncur pada tahun 1979 hingga kini G-Class baru tiga kali berganti generasi.
Kebetulan generasi terbarunya yang berkode bodi W465 baru saja meluncur di Indonesia pada hari Jumat (21/2) dalam tiga pilihan varian. Yaitu dua bermesin bakar (G500 dan G63 AMG) serta satu bertenaga listrik murni (G580 Edition One).
G-Class, atau juga biasa disebut dalam bahasa Jerman sebagai Gelandewagen, memiliki bentuk mengotak yang ikonik dari generasi pertamanya hingga sekarang.
Sejak dahulu bentuknya tidak pernah berubah dan hanya mengalami sedikit penyegaran desain setiap berganti generasi.
Di Indonesia, G-Class identik sebagai mobil bagi Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sampai saat ini. Tidak mengherankan jika melihat tongkrongannya yang gagah dan berwibawa dengan bodi besar.
Namun bagaimana ceritanya jika G-Class menjalani program diet? Setelah bertahun-tahun hanya menjadi rumor, pihak Mercedes Benz akhirnya mengonfirmasi akan membuat G-Class dalam versi lebih kecil. Pengumuman itu disampaikan setelah pertemuan dengan para investor baru-baru ini.
Walaupun detailnya masih samar-samar, tetapi produsen otomotif yang bermarkas di Stuttgart, Jerman itu menyatakan akan melakukan perubahan masif pada calon “baby” G-Class.
Dilansir dari Car and Driver, Mercedes Benz berencana untuk merombak bahasa desainnya. Hal itu berpotensi menghilangkan desain mengotak dengan dua lampu depan bulat yang selama ini melekat pada Gelandewagen.
Dalam hal dimensi bodi, nantinya mobil itu akan berukuran lebih kecil dari G-Class yang selama ini kita kenal.
Tidak menutup kemungkinan mobil tersebut akan seukuran dengan Suzuki Jimny lima pintu yang banyak orang memandang sebagai “G-Class mini” karena konsep desainnya mirip-mirip.
Mercedes Benz berharap calon modelnya itu dapat menjadi alternatif produk dengan harga yang lebih terjangkau.
Namun yang masih menjadi misteri adalah sumber tenaganya. Rumor terbaru menyebutkan G-Class berbodi mungil itu akan dijual secara eksklusif sebagai model bertenaga listrik murni (full electric).
Tidak seperti G-Class yang saat ini memiliki opsi mesin pembakaran dalam dan full electric. Tetapi, hal itu bisa saja berubah di tengah jalan jika melihat rencana masa depan jenama berlogo bintang Mercy tersebut.
Diketahui, Mercedes Benz akan melakukan pendekatan yang sama dengan kompetitornya, BMW. Dalam artian satu model memiliki tiga sumber tenaga, yakni mesin bakar biasa, hybrid, dan full electric. Strategi itu berbeda dengan yang diterapkan Mercedes Benz sekarang.
Saat ini, produk full electric Mercedes Benz benar-benar menjadi model eksklusif yang terpisah dari model bermesin bakar dan hybrid. Contohnya Mercedes Benz EQE yang merupakan model bertenaga listrik murni.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
