
Neta V mobil listrik asal Tiongkok yang diklaim irit. (Foto: Dony)
JawaPos.com - Seminggu setelah peluncuran Neta V di ajang GIIAS beberapa bulan lalu, JawaPos.com mendapat kesempatan menjajal beberapa hari untuk merasakan performa dan kenyamanan mobil listrik yang berstatus CBU.
Rute yang dilalui hanya seputar kota Jabodetabek, termasuk didalamnya melintas di jalanan tol dalam kota. Seperti disebutkan pada artikel sebelumnya, masuk kedalam kabin dan berada di balik kemudi Neta V, terasa cukup nyaman dengan postur tinggi 171 cm.
Saat menjajal pertamakalinya, butuh waktu untuk menyesuaikan karena tanpa ada tombol fisik untuk memulai operasi. Saya berpendapat meskipun kesan futuristik tapi juga membingungkan, mungkin karena pertama kali.
Dari segi performa bercepatan di jalan bebas hambatan, ingin merasakan perbedaan antara menggunakan mode S dengan D biasa. Hasilnya bedanya tak terlalu signifikan antara mode S dan D.
Namun bila ingin merasakan performa layaknya mobil bensin silahkan injak pedalgas lebih dalam akan tetapi resikonya baterai akan cepat terkuras. Menggunakan mobil listrik memang harus bisa menjaga kecepatan yang konstan agar baterai tak cepat terkuras.
Saat melintasi polisi tidur kejut yang ada pada jalan tol dengan kecepatan 4Okm/jam, mobil ini terasa melayang. Suspensi belakang Neta V masih terasa 'empuk'atau terlalu mengayun, ini terasa kurang nyaman.
Penumpang belakang seperti di "lempar' karena goyangannya sangat terasa, suspensi kurang mampu meredam getaran yang ada.
Perjalanan Semarang - Jakarta
Kali ini JawaPos.com mendapat kesempatan menjajal mobil listrik Neta V dengan jarak tempuh kurang lebih 432km. Dimulai dari Hotel Aruss, Jatingaleh, Kota Semarang, Jawa Tengah menuju diler Neta Arista Tebet, Jalan Dr. Saharjo, Jakarta Selatan.
Sebagai informasi, Neta V yang digunakan sudah mendapat pembaharuan terkait suspensi yang dirasa kurang mumpuni. Hal ini dilakukan dari masukan paara awak media dan konsumen yang sempat mencoba Neta V saat ajang GIIAS lalu.
"Untuk mobil yang dipakai untuk test drive kali ini sudah mendapat penggantian suspensi baik depan maupun belakang. Ini kita lakukan hasil masukan temen-temen media dan konsumen saat menjajal di GIIAS kemarin. Bahkan mobil yang sampai ketangan konsumen sudah dapat penggantian semuanya," ujar Januar selaku Senior Manager After Sales Neta Indonesia.
Suspensi Neta V bagian depan yang sudah mendapat penggantian. (Foto: Istimewa)
Pihak Neta melakukan penggantian pada front shock absorber include spring assy dan rear shock absorber. Neta juga menginformasikan bahwa unit yang dikirim ke konsumen sudah mengalami penggantian.
Suspensi bagian depan Neta V yang sudah mendapat penggantian. (Foto: Istimewa).
Kembali lagi kebahasan test drive Semarang - Jakarta, seperti diiformasikan dalam artikel sebelumnya Neta V mempunyai esain dasbor sederhana namun aura futuristik masih bisa dilihat dengan keberadaan meter clusternya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
