Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 November 2023 | 15.08 WIB

Tips Modifikasi Audio Tanpa Korbankan Tampilan OEM

Penambahan perangkat audio after market bisa tanpa membongkar dashbor yang ada. [Foto: Agfi] - Image

Penambahan perangkat audio after market bisa tanpa membongkar dashbor yang ada. [Foto: Agfi]

JawaPos.com - Produk kendaraan roda empat sudah semakin maju dari sisi desain eksterior maupun interior. Di dalam interior, untuk urusan audio entertainment misalnya, hampir sebagian besar part dibuat terintegrasi.

Seperti misalnya head unit yang menyatu dengan dashboard hingga penempatan dudukan speaker di pilar A dari pabrikan. Lantas bagaimana jika pemilik tetap ingin melakukan upgrade di sektor audio? Owner Cartens Audio Eddie Soesanto membocorkan beberapa tips meningkatkan kualitas audio tanpa mengorbankan tampilan OEM.

1. Menggunakan speaker aftermarket sesuai ukuran dudukan pabrikan

Speaker merupakan salah satu komponen yang paling penting untuk mengeskalasi kualitas hiburan suara di mobil. Eddie menyebutkan bahwa saat ini sebenarnya sudah banyak pabrikan yang memproduksi speaker plug and play, yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga dapat langsung menggantikan posisi speaker bawaan. Baik untuk mobil pabrikan jepang hingga eropa. Mobil konvensional sampai mobil listrik.

”Tidak perlu bobok, tidak perlu modifikasi. Speaker aftermarket dengan kualitas yang jauh lebih baik di atas speaker bawaan bisa langsung dipasang di dudukan pintu, dudukan tweeter di pilar,” ujar Eddie.

Produk kebutuhan audio after market. [Foto: Agfi]

2. Pertahankan headunit asli, support dengan sistem processor dan amplifier

Selanjutnya, ”otak” pengatur utama sektor hiburan alias head unit, saat ini kebanyakan mobil sudah mendesainnya terintegrasi dengan dashboard. Jika dipaksakan untuk dicopot dan digantikan dengan head unit aftermarket, biasanya tampilan dashboard tak lagi bisa OEM look.

Nah, solusinya, Eddie menyebutkan bahwa head unit mobil bawaan masih dapat dimaksimalkan potensinya dengan menambah alat processor dan amplifier. Dengan dua alat tersebut, kualitas headunit yang biasa saja sekali pun akan mampu memproduksi suara yang berkualitas tinggi.

”Dan semakin ke sini juga produsen DSP (digital sound processor) sudah semakin memudahkan pemilik dan installer. Semua bisa dipasang secara plug and play tanpa harus menghilangkan sedikitpun tampilan dan fungsionalitas head unit bawaan,” tegas Eddie.

3. Rapikan instalasi, manfaatkan ruang-ruang kosong

Tentu dengan menambahkan perangkat seperti processor, amplifier, bahkan mungkin subwoofer, PR selanjutnya adalah bagaimana menginstall semua itu tanpa harus terlihat mencolok dan mengurangi estetika interior.

Sebagai solusinya, Eddie menyebutkan bahwa pemilik dapat berkonsultasi pada installer untuk memaksimalkan ruang kosong untuk menyimpan semua part tersebut. ”Misalnya untuk DSP dan ampli, itu bisa tempatkan di bawah jok penumpang. Atau untuk subwoofer, kita juga bisa atur untuk ada di bawah dashboard atau di bawah kursi.,” beber Eddie.

Menurut Eddie, penting untuk memilih installer berkualitas, seperti misalnya Cartens Audio sendiri yang baru saja mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015. Sertifikasi tersebut menunjukkan suatu perusahaan memiliki manajemen mutu dan kepuasan pelanggan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore