Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Februari 2023 | 16.34 WIB

Canggih, Mobil Mercedes-Benz Dapat Sertifikat Otonom Level 3

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Gagasan swakemudi atau otonom mulai ditanggapi serius oleh banyak pabrikan otomotif dunia. Dimulai dari Tesla, mobil yang memiliki kemampuan untuk mengemudi sendiri kini terus dikembangkan juga oleh merek mobil lainnya, termasuk Mercedes-Benz.

Di CES awal Januari ini, Mercedes mengumumkan akan menjadi perusahaan mobil pertama yang mendapatkan sertifikasi dari SAE untuk sistem bantuan pengemudi Level 3. Sekarang, hal tersebut menjadi resmi setelah pembuat mobil asal Jerman itu mengkonfirmasi sistem bantuan pengemudi otomatis atau Drive Pilot ADAS sekarang memenuhi persyaratan untuk digunakan di Amerika Serikat (AS).

Melalui aturan Nevada Bab 482A yang mengatur penggunaan teknologi kendaraan otonom di jalan negara bagian, hal ini menjadikan Drive Pilot ADAS dari Mercedes-Benz merupakan satu-satunya sistem Level 3 legal di AS saat ini.

"Komitmen yang tak tergoyahkan terhadap inovasi telah secara konsisten memandu Mercedes-Benz sejak awal," kata Dimitris Psillakis, Presiden dan CEO Mercedes-Benz AS, dalam pernyataan pers pekan lalu.

Dilansir via Engadget, Psillakis mengataan hal ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi semua orang untuk melanjutkan kepemimpinan dan merayakan pencapaian monumental sebagai perusahaan otomotif pertama yang disertifikasi untuk mengemudi otomatis bersyarat Level 3.

Kemampuan Level 3, seperti yang didefinisikan oleh Administrasi Keselamatan Transportasi Jalan Raya Nasional (NHTSA), akan memungkinkan kendaraan untuk menangani semua aspek mengemudi saat digunakan tetapi masih membutuhkan perhatian pengemudi yang cukup untuk segera mengambil kendali jika diperlukan.

Itu adalah langkah maju yang besar dari sistem Level 2 yang kita lihat sekarang seperti Tesla Full Self-Driving , Ford Blue Cruise, dan GM dengan teknologi bernama Super Cruise. Pada dasarnya adalah kontrol jelajah jalan raya berkemampuan ekstra di mana pengemudi harus mempertahankan perhatian mereka saat mengemudi, biasanya menjaga tangan mereka tetap di atas atau setidaknya di dekat kemudi, dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukan ADAS saat melakukannya.

Sementara sistem Drive Pilot Mercedes diklaim dapat menangani bagian jalan bebas hambatan yang sesuai dan di mana terdapat kepadatan lalu lintas yang tinggi menurut perusahaan, mengambil alih tugas cruising bemper-ke-bemper hingga 60 km per jam lebih tanpa pengemudi harus tetap memegang setir.

Saat diaktifkan, sistem menangani tugas menjaga jalur, tetap mengikuti arus lalu lintas, menavigasi ke tujuan yang diprogram ke dalam sistem navigasi dan bahkan akan bereaksi terhadap situasi lalu lintas yang tidak terduga dan menanganinya secara mandiri, misalnya dengan manuver mengelak di dalam jalur atau oleh manuver pengereman.

Untuk melakukan hal ini, sistem Drive Pilot mengandalkan serangkaian sensor yang disematkan di seluruh kendaraan termasuk kamera visual, rangkaian LiDAR, sensor radar dan ultrasound, serta mikrofon audio untuk terus mendengarkan kendaraan darurat yang mendekat.

Sistem ini bahkan bisa membandingkan data sensor onboard dengan apa yang diterimanya dari GPS untuk memastikannya tahu persis di jalan mana sebenarnya. Drive Pilot hanya tersedia di 2024 S-Class dan EQS Sedan untuk saat ini.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore