
Photo
JawaPos.com - Saat ini, sudah banyak sepeda motor terkini hadir dengan teknologi keyless. Seperti namanya, teknologi ini merupakan fitur kunci tanpa anak kunci secara fisik, yang perlu dimasukkan ke lubang kunci untuk menyalakan atau mematikan sepeda motor.
Meski lebih praktis lantaran tidak perlu "colok-cabut" kunci, pemilik motor yang sudah menggunakan teknologi keyless harus ekstra hati-hati. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sistem dan perangkat keyless bisa lebih awet dan tidak merepotkan jika sewaktu-waktu rusak atau mati.
Untuk sepeda motor Yamaha, teknologi ini dinamai dengan Smart Key System atau SKS. Teknologi ini memiliki dua fungsi utama, sebagai Answer Back System untuk mempermudah pengendara dalam mencari posisi motor di parkiran dalam radius 20 meter dan fitur Immobilizer untuk meningkatkan keamanan sepeda motor saat diparkiran, karena motor hanya bisa menyala jika ada remote dalam radius 80 cm.
Selain menghadirkan produk dengan fitur canggih, Yamaha juga memberikan beberapa tips perawatan yang tepat untuk Smart Key System (SKS) pada sepeda motor matik. Silakan disimak:
Pertama, buat yang sudah pakai teknologi keyless di motornya, hindari menekan knob secara paksa jika smart key tidak di dekat motor. Pastikan mengoperasikan knob sebagai pengganti kunci kontak dengan normal mencegah kerusakan mekanis pada knob.
Selain itu, mengingat motor hanya bisa menyala jika ada remote, maka pastikan remote selalu berada di dekat motor saat menekan knob. Knob sendiri berfungsi sebagai pengganti "putaran" anak kunci pada sistem penguncian konvensional.
Kemudian, pastikan remote tidak terjatuh dan selalu dalam kondisi kering. Remote sebagai pemberi sinyal, meskipun sudah dilengkapi seal anti air, pastikan remote selalu kering dari air sebelum dinyalakan untuk mencegah kerusakan akibat hubungan arus pendek.
Hindari juga radiasi elektromagnetik. Hindari kebiasaan meletakkan SKS di sekitar benda dengan radiasi elektromagnetik yang tinggi, seperti handphone, televisi, pemancar signal, dan sejenisnya. Hal ini berpotensi mengganggu sinyal pada remote SKS.
Kemudian, selalu pastikan telah menekan tombol off pada remote setelah mematikan sepeda motor. Jika remote tidak dalam kondisi off atau masih menyala setelah motor mati, sinyal dari remote akan terus memancar sehingga menguras baterai remote.
Penting juga untuk selalu mengecek baterai remote. Jika radius remote dengan sepeda motor terlalu pendek saat digunakan maka disarankan untuk segera mengganti baterai pada remote.
Kalau lupa, pastikan selalu mengingat atay menyimpan nomor pin smart key. Hal ini mempermudah konsumen untuk menginformasikan kepada dealer jika terjadi kehilangan kunci.
Terakhir yang paling penting, hindari menyimpan remote di bagasi motor atau rak pada motor. Hal ini agar tidak tidak tertinggal ataupun hilang. Jika kehilangan kunci, konsumen harus mengganti smart unit, SGCU, dan remote control dan selalu cek kebersihan socket dan jalur kabel pada smart unit sebagai penerima sinyal untuk menghindari terjadinya korsleting.
Pada dasarnya, perawatan sepeda motor matik dengan fitur Smart Key System (SKS) atau keyless pada umumnya cukup mudah, karena dimulai dari kedisiplinan pengendara sendiri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
