
George Floyd, keturunan Afrika-Amerika warga AS yang meninggal setelah dijepit ke tanah oleh seorang perwira. (Offices of Ben Crump Law)
JawaPos.com - Berkendara sepeda motor butuh keseimbangan. Untuk menjaga keseimbangan tersebut, pengendara sepeda motor juga tidak boleh melakukan manuver yang dapat membuat sepeda motor hilang kendali.
Hal tersebut di atas adalah aturan umum bagi pengendara sepeda motor di jalan raya. Namun, bagi para pencinta olahraga ekstrem semisal free ride dengan sepeda motor atau dikenal dengan stunt rider, hal tersebut tampaknya tidak berlaku.
Betapa tidak, dikutip JawaPos.com dari RideApart, Rabu (21/8), seorang stunt rider bernama Marco George baru saja memecahkan rekor berkendara yang tak lazim. George memecahkan rekor berkendara sepeda motor dengan kecepatan tinggi sembari mempertahankan posisi kepala terbalik atau headstand. Dengan kata lain kepala di bawah.
Rekor dunia itu dilakukan George pada Sabtu (17/8). Dia berhasil mencapai kecepatan tertinggi 76 mil per jam atau sekitar 122 Km per jam dengan kepala terbalik atau di bawah.
George melakukan aksi tersebut tentunya tidak di jalan raya dengan kesibukan lalu lintas pada umumnya. George menggelar aksinya di sebuah Kompetisi Wheelie Tercepat di Dunia, Straightliners, di lapangan terbang Elvington di Yorkshire Utara, Inggris.
Pihak Guinness World Records memang belum secara resmi meratifikasi rekor George, tetapi diharapkan akan melakukannya segera. Organisasi pencatat rekor dunia itu telah memberi tahu George sebelumnya bahwa rekor kecepatan sebelumnya adalah 30 mil per jam atau sekitar 48 Km per jam.
George diketahui adalah seorang insinyur robotik, tetapi menurut Irish News, dia suka melakukan kompetisi akrobat di tingkat semi-profesional. Dia telah berusaha melakukan aksi ini selama beberapa tahun lalu. Dengan konsentrasi membangun kebugaran dan berlatih dengan sungguh-sungguh, George akhirnya mampu membuat rekor dunia baru atas aksi stunt riding.
Sebelum memecahkan rekor kecepatan, George pertama hanya berjalan berjalan di kecepatan 68 mil per jam atau sekitar 109 Km per jam. Tak puas, kemudian pendiri Straightliners, Trevor Duckworth menyarankan agar George mencobanya lagi dengan menambah kecepatan hingga akhirnya tersentuh angka 76 mil per jam atau setara dengan 122 Km per jam.
Setelah menetapkan rekor tersebut, George berkata, "Saya berjanji kepada ibu saya bahwa jika saya sanggup mem-push kecepatan 70, saya akan meneleponnya hari itu juga. Jadi saya harus menghormati janji saya kepada ibu saya karena dia tidak terlalu senang menonton ini," ucapnya.
George yang mem-posting video pendahuluan dari proses pemecahan rekor di Facebook, juga menyebutkan bahwa dia memiliki rekaman GoPro dari acara yang dia rencanakan untuk posting di kemudian hari. Gambar preview berasal dari salah satu dari banyak sesi latihan George sebelum acara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
