
Bus melinta menuju tol Unggaran dan tol Salatiga. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) yang baru-baru ini menguji kemampuan FC Bus dan RN 285 untuk angkutan penumpang antar kota.
Bersama PT Duta Cemerlang Motor (DCM), diler resmi Hino untuk wilayah Jawa Tengah, test FC Bus dan RN 285 melibatkan 30 perusahaan otobus yang bergerak di bidang transportasi antar kota maupun pariwisata untuk menguji ketangguhan mesin dan kenyamanan bus Hino.
Uji coba ini mengambil rute dari Hotel The Wujil Semarang menuju tol Unggaran dan tol Salatiga. Road test ini dilakukan untuk mengenalkan fitur atau pengembangan terbaru dari FC Bus, dari sebelumnya menggunakan ban dan velg 8.25 R16 kini FC Bus menggunakan ban dan velg 9.5 dan R 17.5 untuk menambah kenyamanan dalam berkendara.
Manurut Product Division Head HMSI, Prasetyo Adhiyudo perubahan ban dan velg ini membuat gap antara brake drum dan velg menjadi lebih besar sehingga sirkulasi udara panas pada ban menjadi lebih baik.
"Pembaruan ini dapat mengurangi kejadian ban pecah saat di kendarai. Tidak hanya itu, penggunakan ban radial tubeless FC Bus menjadi mudah dalam perawatan dan lebih hemat biaya karena tidak harus mengganti ban dalam," katanya melalui keterangan resminya pada JawaPos.com, Rabu (27/3).
Road test ini juga sebagai ajang untuk memperkenalkan transmisi baru dari Hino Bus RN 285 yang saat ini menggunakan tipe ZF6S1010B0 over drive yang lebih bertenaga dan hemat bahan bakar dalam pengoperasian.
Hino Bus RN 285 saat ini juga memiliki Retarder Transmission yang membantu proses pengereman menjadi lebih aman dan nyaman bagi penumpang dan juga pengemudi. Keuntungan lainnya dengan penggunaan retarder ini adalah mengurangi lelah pengemudi karena frekuensi mengijak pedal rem yang berkurang sehingga berdampak juga terhadap penghematan penggunaan kanvas rem untuk menghemat biaya operasional pengusaha bus.
“Hino bus saat ini memiliki banyak pengguna di berbagai kota di Indonesia. Untuk itu, kami terus melakukan improvement untuk bus ini agar semakin ekonomis dan efisien," ujar Prasetyo.
Baik Hino Bus RN 285 dan FC Bus menggunakan mesin common rail yang sudah terjamin ketangguhan dan kemudahan perawatannya. FC Bus sendiri memiliki kapasitas 40 penumpang, yang sekaligus melengkapi jajaran produk bus Hino yang sebelumnya hanya terdapat bus besar seperti RN 285 dan R260 dengan kapasitas 59 penumpang dan bus kecil dengan kapasitas 30 penumpang.
Hino Bus ini cocok digunakan untuk pariwisata maupun transportasi dalam kota dan antar kota. Hal ini dibuktikan dengan penjualannya yang cukup mengesankan pada tahun 2018 lalu yang mencapai 1.387 unit dan menguasai pasar hingga 96 persen di kelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
