Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Maret 2018 | 13.32 WIB

Cairan Aki Kosong! Jangan Salah Isi, Begini Seharusnya

Ilustrasi komponen accu yang lebih dikenal dengan aki - Image

Ilustrasi komponen accu yang lebih dikenal dengan aki

JawaPos.com - Accu, yang di Indonesia dikenal akrab dengan Aki memiliki dua jenis, yaitu aki kering dan aki basah. Meski sama-sama aki dan fungsinya sama, namun ada perbedaan dari hal perawatannya.


Untuk aki kering, kita tidak perlu melakukan perawatan. Tapi untuk aki basah, perlu dilakukan perawatan agar tidak cepat rusak (soak). Perawatan ini, berupa penambahan air aki.


Yang juga perlu jadi perhatian bahwa air aki sendiri pun ada jenisnya. Dari jenis ini, memiliki fungsi yang berbeda. Pemakaian air aki ini tidak boleh salah. Sebab bila salah, bukannya aki basah akan awet, yang ada malah rusak.


"Nanti seal (sel) yang didalam aki mobil bisa rusak kalau salah pilih air aki," kata Angga Nugraha, selaku Karyawan di toko Aki Bintang Jaya, di Jl. Margonda Raya No. 2, Depok, Senin (19/3).


Dikatakannya, air aki ada dua jenis, yakni air aki zuur (sir) dan air aki biasa. Untuk membedakan kedua jenis air aki ini cukup mudah. Air aki zuur memakai botol bewarna merah, sedangkan air aki biasa warnanya biru.


Untuk fungsinya sendiri, air aki zuur dipakai untuk pengisian pertama. Hal ini, karena air aki sir mengandung asam sulfat (H2S04). Karena adanya asam sulfat di air aki zuur ini, maka air aki yang bewarna merah ini sifatnya keras dan mengandung elektrolit, yaitu zat yang dapat menyimpan serta mneghantarkan listrik.


"Fungsinya, kalau air aki biasa itu tawar, dipakai untuk penambahan air aki karena tidak terlalu keras. Kalau air aki zuur, sifatnya keras karena fungsinya untuk menyimpan setrum juga. Jadi, bila dipakai untuk menambah air aki basah, dia (aki zuur) tidak baik. Nanti sel akinya bisa rusak," tuturnya.


Lainnya, dalam pengisian aki basah juga, Angga menyarankan agar pengisian air aki dilakukan pada pagi hari atau saat mesin sedang dingin. Bila tidak, lama-kelamaan aki bisa rusak juga.


"Untuk penambahan juga, harusnya dilakukan pagi-pagi saat mesin dingin. Kalau mengisi aki saat posisi mesin sedang panas, jadi panas ketemu panas. Sel aki panas, bertemu air aki yang dingin, jadinya sel aki akan retak," tutupnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore