
Ilustrasi mobil listrik baru Jaecoo J5 EV. (Istimewa).
JawaPos.com - Mobil listrik (EV) kini semakin diminati karena efisiensi energi dan biaya perawatannya yang lebih rendah dibanding mobil bensin.
Meski begitu, banyak pemilik yang belum memahami bahwa merawat mobil listrik membutuhkan perhatian berbeda agar performanya tetap optimal.
Perawatan yang tepat bukan hanya menjaga kenyamanan berkendara, tetapi juga memperpanjang umur komponen penting seperti baterai.
Dengan kebiasaan penggunaan yang benar, mobil listrik bisa tetap irit, awet, dan jarang mengalami masalah.
Mulai dari cara mengisi daya yang tepat, menjaga suhu kendaraan, hingga servis berkala, semuanya punya pengaruh besar terhadap kesehatan mobilmu.
Berikut 6 panduan lengkap yang bisa kamu terapkan agar EV milikmu selalu dalam kondisi terbaik seperti dirangkum dari laman Dealer MG Jakarta.
Baterai adalah komponen paling vital pada mobil listrik, sehingga cara kamu mengelolanya sangat menentukan umur pakainya. Hindari kebiasaan mengisi baterai hingga 100 persen setiap hari karena dapat mempercepat degradasi sel.
Tapi jangan juga membiarkan daya turun hingga hampir habis secara berulang, yang bisa menambah beban kerja baterai.
Idealnya, kamu menjaga level baterai berada di kisaran 20-80 persen. Menggunakan pola ini membantu mempertahankan kondisi baterai tetap stabil dan membuat performanya lebih konsisten dalam jangka panjang.
Jika mobil listrikmu memiliki fitur pengisian daya pintar, gunakanlah secara maksimal. Smart charging memungkinkan kamu mengatur waktu pengisian, misalnya saat tarif listrik lebih rendah pada malam hari.
Selain membuat biaya operasional lebih hemat, pengisian pada jam tidak sibuk juga membantu mengurangi beban pada jaringan listrik.
Dengan pengaturan yang tepat, kamu bisa mengisi baterai lebih efisien tanpa perlu terus memantau prosesnya.
Tekanan ban yang kurang atau berlebih bisa mempengaruhi konsumsi energi kendaraan. Ban yang kurang angin membuat resistensi gulir meningkat, sehingga mobil listrikmu membutuhkan daya lebih besar untuk bergerak.
Hal ini bukan hanya memboroskan energi, tetapi juga membuat ban cepat aus dan berpotensi memengaruhi kenyamanan berkendara.
Dengan memastikan tekanan ban selalu sesuai rekomendasi pabrikan, kamu bisa menjaga efisiensi energi sekaligus memperpanjang umur ban.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
