Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 01.27 WIB

Bahaya Tersembunyi BBM Tinggi Sulfur: Injektor Bisa Tersumbat hanya dengan Sekali Isi!

Pengendara mengisi BBM di SPBU Shell di Kawasan Rawamanggun, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pengendara mengisi BBM di SPBU Shell di Kawasan Rawamanggun, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Polemik langkanya BBM pada SPBU swasta masih menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Bahkan, sebagian masyarakat tampak masih ragu apakah produk lain yang akan menggantikan BBM yang biasa mereka gunakan mempunyai kualitas yang sama. Misalnya, memiliki kandungan sulfur yang rendah.

Melihat hal ini, pengamat otomotif, Yannes Martinus Pasaribu, menjelaskan dampak dari kandungan sulfur tinggi kepada lingkungan sekitar. Menurutnya, BBM yang tinggi kandungan sulfurnya akan menghasilkan polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Bahkan, BBM ini juga akan memberikan dampak negatif kepada kendaraan bermotor jika digunakan pada kendaraan Euro 4 ke atas yang memakai mesin aluminium alloy ringan dan alat penyaring polusi di knalpot.

"Jika memakai BBM sulfur tinggi, saat mesin hidup, akan terbentuk asam sulfat yang merusak komponen mesin (seperti piston) dan mengikis alat penyaring polusinya. Akibatnya, emisi gas buang jadi lebih kotor, mesin boros, dan cepat panas. Bahkan sekali isi pun bisa menyumbat injektor," kata Yannes saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (28/9).

Dia menjelaskan, BBM sulfur tinggi sejatinya memiliki biaya produksi yang lebih murah, lantaran tidak melalui proses pengilangan rumit untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan kadar sulfur.

Meski begitu, ia tak memungkiri bahwa BBM dengan kandungan sulfur tinggi juga ada kelebihannya. Dia menekankan bahwa BBM seperti ini cocok dengan mesin tua yang masih banyak beroperasi di Indonesia.

"BBM sulfur tinggi punya kelebihan pada kandungan sulfurnya yang bisa memberikan pelumasan alami yang melindungi pompa bahan bakar dan komponen mesin lawas (seperti kendaraan karburator) dari keausan akibat gesekan," terangnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore