Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 September 2025 | 14.35 WIB

Ketahui Perbedaan Mobil Bensin, Listrik atau Hybrid, Mana yang Cocok untuk Anda

Mobil hybrid Toyota Yaris Cross varian GR yang terpanjang di pameran GJAW 2024. - Image

Mobil hybrid Toyota Yaris Cross varian GR yang terpanjang di pameran GJAW 2024.

JawaPos.com - Industri otomotif saat ini berada di masa transisi besar, dari mobil berbahan bakar minyak (Internal Combustion Engine/ICE) menuju mobil ramah lingkungan seperti hybrid dan listrik.

Bahkan saat ini semakin banyaknya pilihan merek dan model mobil serta pilihan penggerak, dintara ketiganya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum meminang.

Cermati sebelum meminang, sesuaikan dengan buget dan kebutuhan Anda. Karena hal ini sangat penting maka perlu mengetahui kelebihan dan kekuarangan antara ketiga jenis mobil tersebut, simak keterangan berikut:

1. Mobil ICE (Internal Combustion Engine)

Jenis mobil ini adalah kendaraan dengan mesin berbahan bakar fosil seperti bensin atau diesel, yang masih mendominasi pasar hingga kini.

Kelebihan:

  • Infrastruktur luas: SPBU tersedia di mana saja, membuat pengisian bahan bakar mudah dan cepat.
  • Harga relatif terjangkau: Banyak pilihan model dengan rentang harga lebih variatif.
  • Performa tangguh: Mesin ICE sudah teruji untuk perjalanan jauh, termasuk di medan ekstrem.
  • After sales melimpah: Bengkel dan suku cadang tersedia luas.

Kekurangan:

  • Emisi tinggi: ICE menghasilkan polusi CO₂ dan gas buang lain yang berdampak pada lingkungan.
  • Konsumsi BBM: Boros bahan bakar dibanding teknologi baru.
  • Biaya operasional meningkat: Harga BBM cenderung naik dan membebani pengguna.

2. Mobil Hybrid

Mobil hybrid menggabungkan mesin bensin/diesel dengan motor listrik dan baterai, sehingga lebih hemat energi dibanding mobil ICE murni.

Kelebihan:

  • Efisiensi bahan bakar: Lebih hemat karena motor listrik membantu kinerja mesin.
  • Emisi lebih rendah: Ramah lingkungan dibanding mobil ICE.
  • Tidak tergantung penuh pada charging station: Bisa tetap diisi dengan BBM.
  • Pengalaman berkendara halus: Transisi antara motor listrik dan mesin bensin cenderung mulus.

Kekurangan:

  • Harga lebih mahal: Teknologi hybrid masih dibanderol tinggi.
  • Biaya perawatan kompleks: Kombinasi dua sistem (mesin & motor listrik) membuat perawatan lebih rumit.
  • Bobot kendaraan lebih berat: Karena membawa mesin, motor listrik, dan baterai sekaligus.

3. Mobil Listrik (EV/BEV)

Mobil listrik sepenuhnya digerakkan motor listrik dengan sumber energi dari baterai. Tren global mendorong elektrifikasi karena lebih ramah lingkungan.

Kelebihan:

  • Zero emission: Tidak menghasilkan emisi gas buang.
  • Biaya operasional rendah: Mengisi daya listrik lebih murah dibanding membeli BBM.
  • Performa instan: Torsi langsung tersedia, membuat akselerasi lebih responsif.
  • Teknologi modern: Umumnya dilengkapi fitur canggih dan terintegrasi digital.
  • Lebih senyap & nyaman: Tidak ada suara mesin dan getaran.

Kekurangan:

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore